JPNN.com

Hadiah Natal

Oleh Dahlan Iskan

Senin, 23 November 2020 – 05:50 WIB
Hadiah Natal - JPNN.com
Dahlan Iskan. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - DUA minggu lagi badan pengawas obat dan makanan bersidang. Tepatnya tanggal 10 Desember 2020 –bersamaan dengan peringatan hari hak-hak asasi manusia.

Di situ akan dibahas permohonan dari pabrik obat Pfizer –yang dikirim Jumat lalu.

Pabrik obat terbesar di Amerika Serikat itu secara resmi telah berkirim surat permohonan: agar vaksin Covid-19 hasil risetnya diizinkan digunakan secara darurat.

Baca Juga:

FDA, badan pengawas obat dan makanan itu, sejak lama sudah mengatakan akan mempersingkat proses perizinan. Tanpa mengorbankan kualitas dan keamanan pemakainya.

Dari pernyataan itu para analis di Amerika memprediksi izin darurat itu akan keluar sebelum akhir Desember 2020. Itu kelihatannya hadiah Natal dan tahun baru paling berharga untuk rakyat Amerika tahun ini.

Kalau skenario itu terjadi, berarti Amerikalah yang akan lebih dulu menggunakan vaksin Covid-19 secara masal. Bukan Tiongkok.

Baca Juga:

Itu karena di Amerika sudah dibentuk operasi khusus yang disebut Operation Warp Speed (OWS). Ketua operasi ini seorang jenderal bintang 4 angkatan darat: Gustave F Perna. Yang selama di tentara punya spesialisasi di bidang logistik dan peralatan. Termasuk pernah menjadi Asisten Logistik Panglima Angkatan Bersenjata di sana. Dan terlibat di perang Iraq.

Operasi WS ini mendapat alokasi dana sekitar Rp 150 triliun. Salah satunya untuk mendorong 14 pabrik obat Amerika. Yang bersedia berlomba menemukan vaksin Covid-19. Angka 14 itu hasil seleksi dari 100 lebih perusahaan yang berminat mendapat dorongan dana riset dari pemerintah.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
ara