Disayangkan, Jenderal Gatot Ogah-ogahan Dekati Parpol

Disayangkan, Jenderal Gatot Ogah-ogahan Dekati Parpol
Gatot Nurmantyo. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Hasil survei SMRC menunjukkan bahwa mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo menempati urutan kedua tokoh paling disukai masyarakat. Dengan skor 83, Gatot hanya kalah dari Jokowi yang mendapat skor 85.

"Pak Gatot di level elite, baik itu elite yang sangat terbatas maupun opinion leader, itu tidak masuk sebagai pilihan cawapres yang disukai, tapi di level massa, Pak Gatot memiliki tingkat kesukaan masyarakat yang cukup tinggi, bahkan lebih tinggi daripada tokoh-tokoh lainnya" kata CEO SMRC Djayadi Hanan di Kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (5/7).

Meski begitu, Djayadi menyayangkan akan minimnya upaya Gatot mendekati partai politik baik di kubu pemerintah, oposisi maupun kubu ketiga. Padahal Gatot memiliki potensi untuk bertarung di pilpres 2019 nanti.

"Di satu pihak Pak Gatot dinilai memiliki potensi, dan secara individu juga setidaknya beliau pernah mengungkapkan keinginananya untuk menjadi calon presiden atau wakil presiden," paparnya.

Hal senada juga terucap dari Peneliti Senior LIPI, Syamsudin Haris. Dia menyebut dinamika perkembangan pencapresan Gatot, sangat menarik.

"Bagi saya menarik, sebab Gatot tidak ada upaya untuk mendekati parpol, untuk katakanlah menjadi capres dari kubu yang ada, baik kubu Jokowi maupun Prabowo. tentu ini sangat disayangkan," pungkasnya.

Survei ini dilakukan pada Mei 2018 dengan metodologi pembagian tiga kelompok yang melibatkan 12 orang dari kelompok elit, 93 orang dari kelompok opinion leader serta 2206 orang dari massa pemilih nasional. Margin of error survei berada pada 2,1 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen. (jaa)


Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo membuat banyak pengamat politik heran dengan keengganannya menggaet parpol untuk kepentingan pilpres


Redaktur & Reporter : Adil

Sumber Indopos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News