JPNN.com

Diwarnai Lampu Stadion Mati, Bahrain Akhirnya Juara

Anniversary Cup 2018

Kamis, 03 Mei 2018 – 21:00 WIB Diwarnai Lampu Stadion Mati, Bahrain Akhirnya Juara - JPNN.com

jpnn.com, BOGOR - Timnas Bahrain memastikan diri menjuarai Anniversary Cup 2018. Kemenangan 4-1 atas Korea Utara di Stadion Pakansari, Bogor, Kamis (3/5) malam.

Bahrain tampil langsung menyerang dalam laga ini. Mereka menunjukkan permainan yang rapi dan koordinasi antarlini yang bagus dalam melakukan built-up serangan. Upaya Bahrain mencetak gol cepat di menit awal memang baru membuahkan hasil pada menit ke-15. Adalah Ahmad Sanad yang mencetak gol dan mengubah kedudukan 1-0.

Unggul satu gol menjadikan Bahrain semakin nyaman bermain. Mereka tampil tenang dan mampu meredam serangan dari Korut untuk mencetak gol balasan. Bahrain juga sempat melakukan serangan balasan untuk menambah gol, tapi Korut sudah antisipatif. Skor 1-0 menutup laga pada babak pertama.

Memasuki babak kedua, Bahrain tampil dengan tempo lebih lambat. Mereka berupaya mempertahankan keunggulan dan mencari gol tambahan dari counter attack. Namun, baru lima menit laga babak kedua berjalan, lampu Stadion tiba-tiba mati. Wasit pun menghentikan pertandingan sementara.

Setelah dua menit, lampu akhirnya kembali menyala dan pertandingan pun dilanjutkan. Istirahat dua menit itu rupanya menjadi kesempatan bagi tim Bahrain untuk mengubah gaya permainan setelah melihat apa yang dilakukan Korut di awal babak kedua.

Hasilnya, baru tiga menit berjalan, bahrain menambah gol melalui Jasim Alsalam pada menit ke-53. Kemudian, Ahmed Alsherooqi membuat skor berubah menjadi 3-0 pada menit ke-59.

Korut yang berusaha untuk membalas dan tak mengalah begitu saja sempat membuka harapan saat Song Kum Song membuat satu gol pada menit ke-60. Tapi, harapan tim Korut dikandaskan oleh Alseeroqi yang mencetak Brace setelah menjebol gawang pada menit ke-76. Skor ini bertahan sampai laga usai.

Dengan keunggulan dan tambahan tiga poin, Bahrain meraup poin 7. Hasil dari dua kali menang, sekali imbang. Mereka di puncak klasemen dan tak mungkin lagi terkejar perolehan angkanya oleh tim lain. Sementara Korut masih tertahan dengan dua poin, setelah meraih dua kali hasil imbang. (dkk/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...