Dokter Australia Kembangkan Penanganan Stroke Terbaru

Pendekatan baru ini merupakan berita besar bagi warga Australia dimana satu dari enam orang akan terkena serangan stroke dalam masa kehidupan mereka.
Dari itu, dua pertiga akan mengalami kecacatan.
Pendekatan terbaru ini akan sangat bermanfaat untuk mereka yang menderita stroke yang paling ekstrim yang dikenal dengan nama ichemic stroke, dimana ada gumpalan darah di pembuluh darah.
Menghilangkan gumpalan darah tersebut akan membuat aliran darah kembali ke otak, sesuatu yang sangat penting dalam penyembuhan pasiens stroke.
Ahli syaraf Dr Bruce Campbell yang menjadi salah satu peneliti utama mengatakan bahwa yang membedakan penelitian mereka adalah adanya kemajuan dalam kemampuan memotret otak.
"Jadi kami mampu melihat otak pasien dan melihat bagian mana yang sudah rusak sehingga tidak bisa diselamatkan dan mana yang bisa diselamatkan, sehingga kita bisa membuka pembuluh darah dengan cepat inilah yang membedakan penelitian kami dengan yang lainnya." kata Dr Campbell.
Peneliti lainnya Associate Professor Peter Mitchell mengatakan pendekatan "revolusioner" ini sudah disambut baik oleh kalangan kedokteran di seluruh dunia.
"Saya kira ini menawarkan sesuatu yang belum ada sebelumnya.
Para peneliti di Australia sudah memulai cara baru menangani mereka yang menderita stroke, penanganan yang tampaknya akan diikuti para dokter lain
- Apa Arti Kemenangan Partai Buruh di Pemilu Australia Bagi Diaspora Indonesia?
- Dunia Hari Ini: Presiden Prabowo Ucapkan Selamat Atas Terpilihnya Lagi Anthony Albanese
- Mungkinkah Paus Baru Datang dari Negara Non-Katolik?
- Partai Buruh Menang Pemilu Australia, Anthony Albanese Tetap Jadi PM
- Dunia Hari Ini: Israel Berlakukan Keadaan Darurat Akibat Kebakaran Hutan
- Dunia Hari Ini: Amerika Serikat Sepakat untuk Membangun Kembali Ukraina