Dokter Sunardi yang Ditembak Mati Viral di Twitter, Brigjen Ramadhan Bilang Begini

Dokter Sunardi yang Ditembak Mati Viral di Twitter, Brigjen Ramadhan Bilang Begini
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol Ahmad Ramadhan (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Eks Kapolres Palu ini mengatakan tim Densus 88 telah memperkenalkan diri kepada Sunardi sebelum hendak melakukan penangkapan.

Kemudian, petugas berusaha menghentikan kendaraan Sunardi, namun dia melawan.

“Tersangka melakukan perlawanan dengan agresif, yaitu dengan menabrakkan mobilnya ke arah petugas yang sedang menghentikannya,” ujarnya.

Lanjut Ramadhan menuturkan petugas sempat mencoba membujuk Sunardi dengan cara naik ke bak belakang mobilnya. Namun, Sunardi tetap melawan dan berkemudi secara zig-zag.

“Dia tetap melaju kencang dan menggoyangkan setir ke kiri ke kanan yang tujuannya untuk menjatuhkan petugas,” ujar Ramadhan.

Jenderal bintang satu ini menyebut dua petugas Densus 88 yang hendak menangkap Sunardi terluka. Tak sampai di situ, Sunardi juga menabrak kendaraan warga.

“Tersangka juga menabrak kendaraan roda empat dan roda dua milik masyarakat yang sedang melintas," terang Ramadhan.

Diketahui bahwa Sunardi merupakan anggota kelompok Jemaah Islamiyah (JI). Sunardi juga sempat menjabat sebagai amir khidmat JI, Deputi Dakwah dan Informasi, penasihat amir JI, dan penanggung jawab Hilal Ahmar Society Indonesia (HASI).

Mabes Polri menjelaskan status dokter Sunardi, pelaku teroris yang ditembak mati Densus 88 Antiteror. Sunardi dipastikan sudah berstatus tersangka.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News