Doni: Covid-19 Ini Mesin Pembunuh

Doni: Covid-19 Ini Mesin Pembunuh
Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo. Foto: ANTARA/HUMAS BNPB

“Masalah ini harus paralel tidak bisa hanya kesehatan semata seperti arahan Presiden untuk langkah kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat harus lebih optimal,” katanya.

Ia menjelaskan peningkatan koordinasi salah satunya dilakukan dalam rangka memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait fakta pandemi COVID-19 sehingga mereka bisa patuh menerapkan protokol kesehatan di kegiatan sehari-hari.

“Banyak yang anggap COVID-19 rekayasa atau konspirasi. Ini harus disampaikan ke masyarakat COVID-19 bukan ancaman yang biasa-biasa saja. Ini mesin pembunuh,” tegasnya.

Terlebih lagi, Doni menyatakan saat ini ada 31 kabupaten/kota masuk zona merah yang artinya kasus positif COVID-19 di Indonesia masih tinggi sehingga peran pemerintah daerah juga sangat diperlukan.

“Pemda juga memiliki peran besar dalam mengajak masyarakat. Kalau protokol dipatuhi kami yakin berkurang rakyat yang terpapar COVID-19,” ujarnya.

Sebagai informasi, Gugus Tugas mendapatkan alokasi anggaran Rp 3,5 triliun dari pemerintah yang masuk dalam biaya penanganan COVID-19 untuk bidang kesehatan sebesar Rp 87,55 triliun. (antara/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)/Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyatakan pihaknya telah menerima dana sebesar Rp 3,4 triliun.


Redaktur & Reporter : Fajar W Hermawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News