DPR Sambut Baik Gagasan Mentan Syahrul Terkait Satu Data Pertanian

DPR Sambut Baik Gagasan Mentan Syahrul Terkait Satu Data Pertanian
Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo hadir dalam Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi IV DPR RI, Selasa (5/11). Foto dok Kementan

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR Daniel Johan menyambut baik gagasan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam menjadikan data sebagai rujukan utama pembangunan sektor pertanian. 

Menurut Johan, langkah tersebut sangat tepat mengingat pertanian merupakan sektor strategis dalam memperkuat ekonomi negara.

"Kami tunggu di 1 Desember mendatang. Sebab bagi DPR, data ini sangat penting karena data yang tidak benar bisa menyebabkan perencanaan dan programnya tidak bener. Tetapi dengan data yang benar, kami bisa memulai pekerjaan yang baik dan mencapai kinerja yang baik," kata Daniel, Rabu (6/11).

Daniel mengatakan, perbedaan data seperti yang terjadi pada beberapa tahun lalu tidak boleh terulang di tahun mendatang. Pasalnya, jika hal itu terjadi maka sektor pertanian Indonesia hanya akan menjadi tontonan yang tidak memberikan hasil optimal.

"Jangan ada lagi perbedaan antara yang dirilis BPS dengan apa disampaikan Kementerian Pertanian. Beda juga dengan apa yang disampaikan menteri perdagangan, kemudian dengan kementerian lain dan lembaga lain," katanya.

Menurut Daniel, gerakan Syahrul yang mengawali pekerjaanya dengan perampungan data memang wajib dilakukan karena ke depan akan menjadi modal kuat dalam menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia.

"Dengan data, Pak Mentan akan punya dasar yang kuat untuk melakukan perencanaan pembangunan lima tahun ke depan. Kemudian beliau akan tau seperti apa penerapan teknologi yang harus diterapkan," katanya.

Mengenai hal ini, Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo mengajak seluruh anggota DPR di Komisi IV untuk menyelesaikan persoalan pertanian secara bersama-sama. 

Langkah Mentan Syahrul tersebut dinilai sangat tepat mengingat pertanian merupakan sektor strategis dalam memperkuat ekonomi negara.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News