DPR Tetap Bangun Gedung 36 Lantai

Tetap Ada Kolam Renang, Tekan Biaya di Bawah Rp 1 T

DPR Tetap Bangun Gedung 36 Lantai
DPR Tetap Bangun Gedung 36 Lantai
JAKARTA - Ambisi para petinggi DPR mendirikan gedung baru berlantai 36 tidak surut. Protes publik beberapa waktu lalu hanya menunda pendirian gedung yang akan diberi nama Menara Senayan itu.  Ketua DPR Marzuki Alie kemarin menjelaskan pembangunan megaproyek itu dilakukan 2011 ini. Dia mengaskan dilakukan penekanan biaya sebesar-besarnya.  

"Saya meyakini masih bisa ditekan di bawah Rp 1 triliun," kata Marzuki di ruang kerjanya, gedung parlemen, Jakarta, kemarin (7/1). Menurut Marzuki, aspirasi yang berkembang menyebutkan bahwa dana pembangunan gedung yang mencapai Rp 1.3 triliun masih terlalu tinggi. Padahal, dana itu sudah diperas dari perencanaan sebelumnya yang mencapai Rp 1,8 triliun. Dan kini diupayakan lagi penekanan di bawah angka Rp 1 triliun.

      

Untuk merealisasikan penghematan itu DPR mengangkat orang baru untuk pos kepala Biro Pembangunan. "Saya minta seorang ahli langsung dari pak Djoko (Menteri PU Djoko Kirmanto, red). Orangnya baru, saya juga belum kenal," kata Marzuki.

     

Penyegaran di Biro Pembangunan itu, demi menjawab aspirasi publik yang meminta penghematan. Marzuki menyatakan, sebisa mungkin anggaran yang baru bisa muncul serendah mungkin. DPR tidak bisa menghitung berapa rendahnya anggaran yang bisa ditekan karena bukan ahli dalam teknis perencanaan pembangunan. "Gedung baru tidak perlu mewah yang penting bisa memenuhi kebutuhan anggota DPR untuk bekerja," jelasnya.

     

JAKARTA - Ambisi para petinggi DPR mendirikan gedung baru berlantai 36 tidak surut. Protes publik beberapa waktu lalu hanya menunda pendirian gedung

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News