JPNN.com

Driver Grab Alami Order Fiktif, Aplikator Diminta Tingkatkan Keamanan

Senin, 14 Oktober 2019 – 20:23 WIB Driver Grab Alami Order Fiktif, Aplikator Diminta Tingkatkan Keamanan - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Viralnya unggahan yang menampilkan mitra Grab yang menerima order fiktif berupa makanan cepat saji bernilai Rp660 ribu akhirnya menuai beragam komentar.

Ketua dan Pendiri Indonesia Cyber Security Forum (ICSF) Ardi Sutedja mengatakan aplikator seharusnya menjaga kualitas aplikasinya karena hal itu penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat maupun mitra aplikator itu sendiri.

“Aplikator itu hanya fokus pada kenyamanan dan kemudahan dalam penggunaan saja, sementara keamanan itu sering diabaikan. Sehingga ketika timbul masalah ketidaknyamanan, baru mereka merespon dan memperbaiki. Jika aplikator tidak menjaga kualitas aplikasinya, kepercayaan masyarakat dan mitra sekalipun bisa runtuh dan aplikasi itu tidak akan dipakai lagi,” kata Ardi.

Ardi mengamati selama ini banyak keluhan yang disampaikan mitra maupun dari pelanggan. Namun sejauh ini, aplikator yang memiliki basis pelanggan besar telah menunjukkan sikap responsif dengan segera mengatasi keluhan pelanggan ataupun mitra. 

Dalam kasus order fiktif yang dialami mitra Grab itupun, pihak manajemen Grab telah menghubungi pihak pengemudi bersangkutan dan memproses ganti rugi yang dialaminya.

“Reputasi aplikator dipertaruhkan dalam hal ini. Bisnis berbasis online ini bisnis kepercayaan. Tapi kepercayaan itu bisa runtuh jika aplikator tidak responsif dan kurang melayani konsumen,” terang Ardi.

Sementara itu, Ketua Program Cybersecurity Universitas Binus Aditya Kurniawan menyarankan jika aplikator sebaiknya mendorong penggunanya untuk lebih sering memakai fasilitas pembayaran digital. Menurut dia, itu bisa mengurangi kemungkinan terjadinya order fiktif.

Sebelumnya, juga pernah diberitakan, sejumlah mitra pengemudi Grab di Malang mengeluhkan aksi order fiktif yang dilakukan pihak restoran yang disebut mereka ‘abal-abal’ di daerah itu. 

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...