Driver Taksol Dirampok, ADO: Selalu Waspada dan Berhati-hati

Driver Taksol Dirampok, ADO: Selalu Waspada dan Berhati-hati
Mobil Datsun (kiri) milik korban berhasil ditemukan polisi. Jasad korban saat dievakuasi polisi (kanan). Foto: sumeks

Sekadar mengingatkan, sebelum ini ada dua driver yang mengalami nasib sama seperti almarhum Aji. Tewas di tangan para penumpangnya. Mereka, almarhum Edward Limba yang dirampok dan dibunuh. Jenazahnya ditemukan pada Senin (21/8/2017) di kebun karet kawasan jalan peternakan BPTU-HPT, Banyuasin.

Lalu,  almarhum Tri Widyantoro yang dirampok dan dibunuh pada Kamis (15/2) siang. Jenazahnya yang tinggal tulang-belulang, ditemukan di rawa-rawa kawasan Tanjung Api-Api,  Parit 6, Desa Muara Sungsang, Kecamatan Banyuasin II, Jumat (30/3) pukul 13.00 WIB. 

Orang yang pertama kali menemukan jasad Aji di pipa bawa jembatan penghubung Desa Pangkalan Mangunjaya ke Kecamatan Plakat Tinggi itu adalah Sugianto (25). Dia nelayan setempat yang kebetulan sedang mencari ikan di sana.

Kamis (14/6), sekitar pukul 04.00 WIB, saat perahunya melintas di bawah jembatan, dia melihat sesosok tubuh tak berpakaian berlumuran darah. “Tersangkut di besi jembatan, cuma pakai celana dalam,” ungkapnya. Dia langsung memberitahukan penemuan mayat itu kepada warga desa dan aparat kepolisian.

Anggota Polsek Babat Toman pun mendatangi lokasi dan mengevakuasi jenazah Aji. Proses evakuasi berlangsung hingga pukul 07.00 WIB. Ratusan warga setempat menjadi saksinya.

Jasad korban dibawa ke kamar mayatr RSUD Sekayu. Dari pemeriksaan medis diketahui, ada bekas jeratan tali pada leher korban. Lalu banyak luka kecil di dada dan bagian belakang tubuh Aji.(vis/yud/tha/ce1)


Arvin dari Asosiasi Driver Online (ADO) mengimbau setiap anggotanya untuk selalu waspada.


Redaktur & Reporter : Budi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News