Dua Santri Tewas Tenggelam

Saat Mencuci Sajadah Musala

Dua Santri Tewas Tenggelam
Dua Santri Tewas Tenggelam

jpnn.com - SUMENEP - Nahas menimpa Halili, 15, dan Muhammad Halqi, 13, warga Dusun Jambu Monyet, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng. Dua santri Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Falah tersebut tewas setelah tenggelam saat mencuci sajadah musala di Sungai Rajah, Desa Bilapora, Kecamatan Lenteng, kemarin (20/9).

Berdasar informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Madura, peristiwa itu berawal saat Halili dan Halqi mencuci sajadah musala milik ponpesnya bersama tiga belas santri lain pukul 08.30. Selain mencuci, mereka menyempatkan diri untuk mandi dan berenang ke sungai yang lebih dalam.

Aksi nekad dua santri tersebut sempat dilarang teman-temannya. Sebab, dua korban memang tidak mahir berenang. Selain itu, mereka berenang hingga ke lokasi sedalam sekitar 3 meter.

Namun, peringatan rekan-rekan korban tersebut tidak digubris. Dua orang itu tetap nekat berenang ke lokasi berbahaya.

Nahas pun datang. Karena tidak mahir berenang, dua santri tersebut tidak bisa mengendalikan diri, lalu tenggelam. Lantaran melihat dua temannya tenggelam, belasan santri lain yang masih mencuci sajadah itu langsung mencari korban di sekitar lokasi.

Usaha tersebut ternyata tidak membuahkan hasil. Baik Halili maupun Halqi tidak ditemukan. Karena itu, sebagian dari para santri tersebut langsung meminta pertolongan kepada warga sekitar. Warga pun bergegas mencari korban.

Selang sejam mencari, warga akhirnya berhasil menemukan korban. Dua santri itu didapati dalam kondisi sudah tidak bernyawa di dasar sungai. Jasad korban ditemukan sekitar 5 meter dari lokasi teman-temannya mencuci.

Setelah dievakuasi, jenazah dua korban langsung dibawa ke rumah masing-masing. Di rumah korban, anggota Polres Sumenep langsung memeriksa dengan memvisum jasad korban.

SUMENEP - Nahas menimpa Halili, 15, dan Muhammad Halqi, 13, warga Dusun Jambu Monyet, Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng. Dua santri Pondok Pesantren

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News