Dubes Arab Saudi Tawarkan Kerja Sama dengan Pemprov Banten
jpnn.com, SERANG - Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Isham Ahmad Ats-Saqofi menemui Ketua sementara DPRD Banten Andra Soni membahas rencana kerja sama di sejumlah bidang.
"Kerajaan Arab Saudi menawarkan sejumlah kerja sama, yakni investasi, pertukaran pelajar, dan kebudayaan," kata Andra Soni usai pertemuan di Serang, Rabu (11/9).
Andra Soni didampingi anggota Fraksi Partai Gerindra Anda Suhanda dan Sekretaris DPRD Banten Deni Hermawan mengatakan, kunjungan tersebut tidak terdaftar dalam agenda kegiatan, namun pihaknya menyambut baik dan mengapresiasi atas kunjungan Duta Besar Kerajaan Arab Saudi tersebut.
"Kami senang sekali, tentu kami menerima dengan terbuka dan banyak diskusi tadi terkait dengan perkembangan Islam di Banten, serta situs Islam di Banten. kami juga ceritakan tentang Banten Lama dan sayang waktunya sangat terbatas sehingga mungkin pada waktu yang akan datang akan kembali menyempatkan datang ke tempat-tempat wisata yang ada di Provinsi Banten," kata Andra.
Ia menjelaskan, secara kelembagaan pihaknya terbuka untuk peluang kerja sama investasi yang ditawarkan oleh Duta Besar Kerajaan Arab Saudi. Pihak Duta Besar akan menyampaikan kepada kamar dagang di negaranya untuk melakukan kajian terhadap peluang usaha di Provinsi Banten.
"Mereka berjanji akan menyampaikan kepada kamar dagang di negaranya untuk melakukan sebuah kajian dan terhadap peluang usaha di Provinsi Banten. Sebagai representasi dari Banten kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada mereka yang tanpa terjadwal dan kondisi terbatas kami mendapatkan kunjungan, dengan semangat persahabatan mereka juga bertanya banyak tentang kira-kira apa yang bisa mereka dukung untuk Banten khususnya dengan pemerintahan Arab Saudi," kata Andra. (ant/jpnn)
Kerajaan Arab Saudi menawarkan sejumlah kerja sama dengan Pemprov Banten, yakni investasi, pertukaran pelajar, dan kebudayaan.
Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti
- Saudi Buka Pembayaran Layanan Haji 2027, Kemenhaj Ajukan Pencairan Rp 4 Triliun
- Piala Dunia 2026 Jadi Mimpi Buruk Asia, Lima Tim Pulang Lebih Cepat
- Tak Terkalahkan, Tanjung Verde Ketemu Argentina di 32 Besar
- Mikel Oyarzabal Mendadak Meledak di Piala Dunia 2026, Masuk Buku Sejarah
- Piala Dunia 2026: Spanyol dan Arab Saudi Berebut Napas Panjang
- Perkuat Pelindungan di Titik Rawan, Kementerian P2MI Rangkul Pemprov Banten, Krakatau Steel, dan IKA Untirta
JPNN.com




