Minggu, 18 Agustus 2019 – 16:33 WIB

Ducati Masih Tunggu Burgess

Senin, 27 September 2010 – 08:37 WIB
Ducati Masih Tunggu Burgess - JPNN.COM

ROMA - Para pesaing Ducati di MotoGP musim depan harus bekerja ekstra keras. Kubu Ducati memberikan sinyal akan mendatangkan mekanik yang menjadi kunci sukses Valentino Rossi, Jeremy "Jerry" Burgess. Bos Ducati Filippo Preziosi berharap, seluruh kru Rossi, termasuk Burgess, ikut ke Ducati pada musim 2011.

Sejauh ini, baru Rossi yang sudah menandatangani kontrak dengan Ducati. Sementara kubu Yamaha sudah mengonfirmasi, bahwa Burgess dan beberapa kru yang loyal dengan Rossi, akan hengkang pada akhir musim ini. Mereka memilih tetap bekerja sama dengan "The Doctor", setelah peraih tujuh gelar juara dunia kelas premier tersebut menandatangani kontrak dengan Ducati pada awal Juli lalu. Meski demikian, Burgess dan kru Rossi, yang sudah bekerja dengan pembalap berusia 31 tahun itu selama kariernya di MotoGP, masih tutup mulut tentang masa depan mereka.

Seusai GP Aragon di Sirkuit Motorland Aragon akhir pekan lalu, sudah ada konfirmasi bahwa rombongan tersebut akan meninggalkan tim pabrikan Jepang itu. Motorcyclenews melaporkan kabar Yamaha mendeklarasikan bahwa Burgess dan para kru tersebut akan hengkang. Musim depan mereka memilih untuk bertandem lagi dengan Rossi, yang mengincar gelar juara dunia kesepuluh dengan Ducati.

Namun, Preziosi mengatakan pihaknya belum menemui kesepakatan dengan kru Rossi. Namun bos Ducati ini berharap proses negosiasi nanti berjalan lancar sehingga segera tercapai kesepakatan.

"Saya pikir ada hubungan yang sangat kuat antara Jeremy dan Valentino serta yang lainnya. Karena itu bagi saya, bisa dimaklumi bahwa pembalap menyukai kru tersebut. Bagi saya, dari pihak perusahaan, kami tahu bahwa kru itu sangat bagus," ujar Preziosi seperti dikutip MCN.

Rossi dan Burgess telah memenangkan tujuh gelar juara dunia MotoGP dan total 78 kemenangan di kelas premier tersebut. Mereka juga memainkan peranan penting untuk membuat mesin Yamaha YZR-M1 menjadi tangguh sehingga langsung meraih gelar juara dunia, ketika Rossi memutuskan untuk pindah dari Honda pada akhir musim 2003 dan bergabung dengan mereka.

"Saya pikir hal itu bakal terjadi," tutur Preziosi menjawab kepastian kedatangan Burgess dkk.

Dengan datangnya Burgess dan para staf Rossi, maka bisa disimpulkan bahwa beberapa kru Casey Stoner akan hengkang dan mengikuti jejak pembalap Australia tersebut. Musim depan, Stoner, yang bersama Ducati merengkuh gelar juara dunia 2007, akan memperkuat tim pabrikan Jepang, Repsol Honda. Pemimpin kru Stoner, Cristian Gabbarini, juga pindah.

"Kami juga memiliki hubungan yang kuat dengan Cristian, Casey dan yang lainnya. Bahkan jika kami menawarkan sebuah kesempatan bagus untuk mereka bertahan di Ducati, kami memahami bahwa mereka memiliki alasan bagus dan mungkin ingin pergi dengan Casey. Itulah hidup. Kami tahu kami akan kehilangan banyak pengetahuan tapi kami harus menghadapi itu," beber Preziosi. (ady/ito/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar