Duel Akademi Ajax dan Barcelona

Bertemu sebagai Buah Revolusi Total Football

Duel Akademi Ajax dan Barcelona
ALUMNUS - Rafael van der Vaart (Belanda) dan Cesc Fabregas (Spanyol), dua lulusan dari akademi sepakbola terkemuka di negerinya masing-masing. Foto: FIFA.com.
Duel Spanyol versus Belanda dianggap sebagai final ideal. Sebab, selain menampilkan permainan atraktif sejak babak penyisihan grup, duel keduanya juga merupakan buah sukses dari pembinaan di akademi sepak bola terkemuka yang ada di dua negara tersebut.

YA
, jika diteliti lebih dalam, pertemuan La Furia Roja (sebutan timnas Spanyol) versus The Oranje (sebutan timnas Belanda) dini hari nanti, tak ubahnya pertarungan antara dua akademi sepak bola yang kerap melahirkan pemain kaliber dunia. Yaitu akademi sepak bola Barcelona dan Ajax Amsterdam. Dalam skuad kedua tim di Piala Dunia 2010, tercatat ada 17 pemain jebolan dua akademi itu.   

Di timnas Spanyol saat ini, ada delapan lulusan akademi sepak bola Barcelona. Mereka adalah Victor Valdes, Gerard Pique, Carles Puyol, Sergio Busquets, Xavi Hernandez, Andres Iniesta, Pedro Rodriguez, serta Cesc Fabregas. Sementara, di timnas Belanda bercokol sembilan pemain jebolan SSB Ajax. Mereka adalah Wesley Sneijder, Rafael van der Vaart, Klaas-Jan Huntelaar, Eljero Elia, John Heitinga, Nigel de Jong, Maarten Stekelenburg, Gregory van der Wiel, serta Ryan Babel.

"Kami bisa solid, karena mayoritas pemain Spanyol berasal dari satu akademi (Barcelona)," cetus Puyol kepada Marca.

Duel Spanyol versus Belanda dianggap sebagai final ideal. Sebab, selain menampilkan permainan atraktif sejak babak penyisihan grup, duel keduanya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News