Dukungan Penguatan BUMDes Meluas, Kemendes PDTT Jajaki Kerja Sama dengan ISSF

Dukungan Penguatan BUMDes Meluas, Kemendes PDTT Jajaki Kerja Sama dengan ISSF
Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar didampingi Sekjen Taupik Madjid saat menerima audiensi dengan Ketua Umum ISS Sudarmanto, Rabu (24/11). Foto: Nugrah Setiadi/Didi Humas Kemendesa

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) menjajaki rencana kerja sama dengan Indonesian Social Sustainability Forum (ISSF).

Penjajakan kerja sama dengan ISSF atau Forum Keberlanjutan Sosial Indonesia yang merupakan perkumpulan perwakilan perusahaan BUMN dan swasta itu demi mendukung peran BUMDesa dan BUMDesa Bersama dalam menggerakkan ekonomi desa serta turut mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional.

"Setuju sekali dengan rencana kerja sama ini, karena memang kita terus didukung," ujar Menteri Desa PDTT Abdul Halim Iskandar saat menerima kunjungan ISSF di kantornya, Jakarta, Rabu (24/11).

Menteri yang akrab disapa Gus Halim itu mengaku senang jika ISSF bersedia menjalin kerja sama atau berkolaborasi dengan BUMDesa dan BUMDesa Bersama.

Menurutnya, dengan banyak yang bergantung dengan badan usaha milik desa itu menunjukkan kian strategisnya posisi BUMDesa dan BUMDesa Bersama.

Selama ini, BUMDesa dan BUMDesa Bersama berhasil menyumbang cukup signifikan terhadap pendapatan asli desa.

Untuk merapikan organisasi dan menguatkan statusnya kini keberadaan BUMDesa dan BUMDesa Bersama telah mendapat nomor register sebagai badan hukum di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Setelah resmi teregistrasi sebagai badan hukum, BUMDesa dan BUMDesa Bersama sah menjalin kerja sama bisnis dengan badan hukum lain, seperti PT, CV, dan koperasi.

BUMDesa juga sah untuk mendapat skema kredit pemerintah maupun komersial perbankan.

Kemendes PDTT menjajaki rencana kerja sama dengan ISSF dalam upaya penguatan BUMDesa dan BUMDesa Bersama