Echa Si Putri Tidur Sudah Ceria, Ungkapkan Keinginannya

Echa Si Putri Tidur Sudah Ceria, Ungkapkan Keinginannya
Siti Raisa Miranda alias Echa si Putri Tidur setelah terbangun dari tidur panjang. Foto: M OSCAR FRABY/RADAR BANJARMASIN

Keinginan untuk pulang dari rumah sakit harus dipendam. Pasalnya, hingga kemarin pihak dokter yang menangani perawatan Echa masih melakukan observasi penyakit yang dideritanya.

Padahal, dari serangkaian pemeriksaan yang meliputi magentic resonance imaging (MRI) di kepala Echa dan pemeriksaan Elektroensefalografi (EEG) untuk memeriksa glukola gelombang tidur serta pemeriksaan fungsi batang otak.

Hasilnya masih dalam batas normal. “Hasil ini yang kami tunggu-tunggu. Tak enak juga berlama-lama di rumah sakit. apalagi ada pekerjaan juga di rumah,” tuturnya.

Untuk diketahui, pengobatan Echa sudah dilakukan pihak keluarga dengan berbagai macam cara. Tak hanya melalui pengobatan medis, namun juga dengan pengobatan non medis.

“Melihat kondisinya sudah mulai membaik seperti ini, tak ada rencana untuk mengobati hingga ke Pulau Jawa. Lagi pula ongkosnya pasti mahal. Lagipula dia (Echa) sudah bangun,” ucapnya.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Moh Ansari Saleh dr Yuyun mengatakan, hasil pemeriksaan yang tiga orang dokter spesialis yang terdiri dari ahli saraf, ahli kesehatan jiwa dan ahli anak masih melakukan observasi mendalam terhadap penyakit Echa.

“Tak mudah menyimpulkan. Hasilnya pun untuk pengobatan selanjutnya. Namun, dari serangkaian pemeriksaan sebelumnya, kondisi Echa dalam batas normal,” terangnya.

Melihat perkembangan kondisi Echa tiga hari terakhir sebutnya setidaknya apa yang sudah dilakukan para dokter dan perawat sudah maksimal. Ini terlihat kondisi Echa yang sudah bisa makan, jalan dan kegiatan lain. “Mudah-mudahan dalam waktu dekat didapat hasil observasinya,” harapnya.

Echa si PUtri Tidur selalu menunjukkan keceriaan. Contohnya kemarin, Echa tampak berswafoto dengan sang ibu.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News