JPNN.com

Ekspor Kepri Turun Sebesar 2,34 Persen Menjelang Pemilu

Rabu, 17 April 2019 – 03:31 WIB Ekspor Kepri Turun Sebesar 2,34 Persen Menjelang Pemilu - JPNN.com

jpnn.com, BATAM - Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri mencatat nilai ekspor Kepulauan Riau (Kepri) pada Maret 2019 turun sebesar 2,34 persen dibanding Februari. Nilainya sebesar 736,84 juta Dolar Amerika.

Limpahan investasi yang mencapai puluhan juta dolar Amerika belakangan ini ternyata belum cukup untuk mendorong ekspor Kepri periode Maret menjadi lebih baik dibanding bulan sebelumnya.

"Ekspor migas Maret sebesar 377,13 juta Dolar Amerika atau turun 4,66 persen dari Februari 2019. Sedangkan ekspor nonmigas mencapai 359,71 juta Dolar Amerika atau naik hanya 0,22 persen," kata Kepala Bidang Statistik Distribusi, Rahmad Iswanto, Senin (15/4).

Ekspor terbesar yakni barang mesin dan peralatan listrik sebesar 97,06 juta Dolar Amerika. Secara kumulatif dari Januari hingga Maret, nilainya sudah mencapai 305,73 juta Dolar Amerika atau berkontribusi sebesar 24,62 persen untuk ekspor nonmigas.

"Sedangkan negara tujuan ekspor terbesar yakni ke Singapura dengan nilai ekspor 451,82 juta Dolar Amerika. Kalau secara kumulatif dari Januari, maka nilainya sudah mencapai 1.556,96 juta Dolar Amerika atau sekitar 62 persen," paparnya.

Terpisah, Wakil Ketua Koordinator Himpunan Kawasan Industri (HKI) Kepri, Tjaw Hoeing mengatakan investasi memang banyak yang masuk ke Batam. Namun saat ini masih dalam tahap pengurusan izin dan merestorasi pabrik yang nanti akan menjadi basis operasionalnya.

Ditambah lagi, situasi dunia usaha di Batam masih menunggu hasil dari pemilu Presiden yang akan berlangsung pada 17 April mendatang. Sehingga banyak pengusaha yang menahan dananya untuk membuka usaha baru atau melakukan ekspansi.

Tapi, momen perang dagang antara Tiongkok dan Amerika yang masih terus berlangsung harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk mendulang investasi masuk ke Batam.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...