Empat Pemuda yang Hendak Ikut Aksi 1812 Diamankan, Polisi Sita Badik dan Jimat

Empat Pemuda yang Hendak Ikut Aksi 1812 Diamankan, Polisi Sita Badik dan Jimat
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko saat memberikan keterangan penembakan pelaku begal motor di Jalan Papanggo, Tanjung Priok, Rabu (25/11) petang. Foto: ANTARA/HO/JJU

jpnn.com, JAKARTA - Jajaran Polres Metro Jakarta Utara mengamankan empat orang yang membawa senjata tajam dan hendak mengikuti aksi unjuk rasa 1812 di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (18/12).

Keempat orang tersebut berinisial MZ, MF, IS, dan IN. Adapun keempat pria itu ditangkap saat polisi tengah melakukan penyekatan di Jalan Yos Sudarso, Kelapa Gading, Jakarta Utara. Mereka berboncengan sepeda motor dan membawa atribut ormas.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Sudjarwoko mengatakan, dari keempat orang tersebut, pihaknya mengamankan dua buah senjata tajam berupa badik dan bambu runcing.

Dua sajam itu dibawa oleh MZ dan MF. "Alasan bawa sajam untuk menjaga diri dan sebagai perangkat seragam mereka," kata Sudjarwoko dalam keterangannya, Jumat.

Selain itu, saat diamankan, MZ tampak berpenampilan unik dengan memakai seragam pencak silat serta sejumlah kalung.

Kalung tersebut diakui MZ sebagai jimat.

"Dia (MZ) juga menggunakan jimat pada tubuh," ujar Sudjarwoko.

Sementara itu, IS dan IN saat jalani rapid test, ternyata hasilnya reaktif Covid-19.

Jajaran Polres Metro Jakarta Utara mengamankan empat orang yang membawa senjata tajam dan hendak mengikuti aksi unjuk rasa 1812 di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Jumat (18/12).