Empat Rekomendasi Fraksi PKS untuk Susi Pudjiastuti
“Serta mengimplementasikan swasembada garam dan produk perikanan kebutuhan rakyat,” jelasnya.
Jazuli menuturkan, realitas masalah kelautan Indonesia utamanya pada rendahnya tingkat kesejahteraan nelayan, impor hasil perikanan dan rentannya sumber daya laut dari ancaman illegal, unregulated dan unreported fishing termasuk pencurian ikan.
"Ketiga persoalan tersebut selalu hadir menghiasi pemberitaan dan isu terkemuka setiap tahun,” kata anggota Komisi I DPR ini.
Dia mengatakan pemerintah sekarang ini sebenarnya telah menekankan pembangunan sektor kemaritiman termasuk di dalamnya adalah kelautan dan perikanan sebagai salah satu fokus Kabinet Kerja.
Selama tiga tahun telah membuat kebijakan dan melakukan langkah yang dianggap dapat mengatasi persoalan tersebut mulai dari pemberantasan illegal fishing, moratorium kapal perikanan, pelarangan 17 jenis alat tangkap dan lain-lain.
Namun demikian, selama tiga tahun belakangan ini selalu muncul persoalan yang menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Terutama saat ini yang masih hangat adalah penerapan larangan alat tangkap termasuk cantrang dan persetujuan impor garam industri," jelasnya.
Narasumber diskusi ini antara lain Susi Pudjiastuti (Menteri Kelautan dan Perikanan RI), yang diwakilkan oleh dua Dirjen Nilanto Perbowo dan Zulficar Mochtar, anggota Komisi IV DPR FPKS Andi Akmal Pasluddin, dosen IPB Zulhamsyah Imran dan Ketua Umum Aliansi Nelayan Indonesia Riyono. (boy/jpnn)
Fraksi PKS menilai, selama tiga tahun belakangan selalu muncul kebijakan yang menimbulkan keresahan di masyarakat, antara lain soal cantrang.
- Sekjen PKS Apresiasi Kepedulian Gubernur Kaltim pada Pendidikan
- Bersama Koalisi Pemerintah, PKS Makin Kukuh Melayani & Membela Rakyat
- PKS Instruksikan Kader di Pos Menteri & Kepala Daerah Menyukseskan Program Prabowo
- Aboe Bakar: Kepala Daerah dari PKS Harus Selaras dengan Prabowo
- HNSI: Koperasi Desa Merah Putih Momentum Tingkatkan Taraf Hidup Nelayan
- Bantu Nelayan, HNSI Dorong Pemerintah Pakai Teknologi Alternatif