JPNN.com

Enam Kali Beraksi, Akhirnya Babak Belur

Jumat, 22 Desember 2017 – 21:23 WIB Enam Kali Beraksi, Akhirnya Babak Belur - JPNN.com

jpnn.com, SURABAYA - Dua pelaku curas di kawasan Sidodadi, Simokerto, Surabaya berhasil diringkus.

Mohammad Taufik dan LUM ditangkap setelah mencuri sebuah handphone milik Riska.

Saat rilis kemarin, wajah kedua tersangka tampak lebam dan lecet di sejumlah bagian. Terutama Taufik.

Sementara itu, wajah lebam LUM tak begitu terlihat. Sebab, dia mengenakan kerpus hitam.

Ternyata, wajah mereka nyonyor lantaran terjatuh dari motor saat dikejar petugas.

Taufik dan LUM bukan penjahat anyaran. Mereka sudah beberapa kali beraksi di kawasan Sidodadi dan Kapasan.

Berdasar hasil pemeriksaan, Taufik sudah enam kali beraksi. Sementara itu, walau masih berusia 15 tahun, LUM sudah dua kali beraksi bersama Taufik.

''Ini yang ada laporan resminya. Kalau yang lain, mereka belum ngaku," ungkap Kapolsek Simokerto Kompol Masdawati.

Aksi mereka memang berlangsung sangat cepat.

Awalnya, Riska sedang mengendarai motor di area Kertopaten. Saat itu, handphone Samsung Galaxi J1 miliknya ditaruh di dalam dasbor di area dek motor.

''Korban kan pakai Yamaha Mio. Handphone-nya biasa ditaruh situ, padahal sudah tahu itu berbahaya," jelas polisi dengan satu melati di pundak itu.

Kedua pelaku yang sejak pukul 21.00 berkeliling untuk mencari mangsa tak melewatkan kesempatan tersebut.

Mereka langsung memepet korban dan mengambil dengan mudah handphone tersebut.

Riska langsung berteriak maling. Dia berusaha mengejar keduanya meski kalah cepat.

Saat itu, Taufik dan LUM mengendarai motor Satria FU hitam.

Saat melintasi area Kertopaten, teriakan korban akhirnya didengar oleh dua orang reserse yang sedang berjaga di area tersebut.

Polisi tak berseragam itu ikut mengejar pelaku. (mir/c6/ano/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...