Enam Tahun Lumpur Lapindo, Derita Tak Kunjung Sirna

Enam Tahun Lumpur Lapindo, Derita Tak Kunjung Sirna
Pusat semburan Lumpur Lapindo. Foto : Fatkhurroziq/Jawa Pos
Sejauh ini Gesang hanya bisa menjanjikan adanya kucuran dana Rp 400 miliar pada Juni ini dari kantong keluarga Bakrie. "Akan disalurkan ke warga pada Juli mendatang," ucapnya.

Bagaimana dengan sisa kekurangannya? Gesang angkat bahu. "Ya doakan saja ada rezeki atau pihak pemerintah mau memberikan kebijaksanaannya dan mendorong bank memberikan pinjaman ke kami," tandasnya. Bila tidak ada" Lagi-lagi Gesang hanya bisa mengatakan bahwa doakan saja supaya ada rezeki.

 

Dengan situasi seperti ini, Hartoyoso dan ribuan warga lainnya tampaknya masih harus berjuang. Masih harus memblokade. Masih harus biresiko bentrok dengan aparat keamanan. Dan tampaknya, setelah enam tahun berselang, penyelesaian masalah lumpur Lapindo masih jauh panggang dari api. (ano/fim/c4nw)

SEJAK 16 April lalu, lebih dari 2.000 orang secara bergantian memblokade tanggul lumpur di titik 25, Porong, Sidoarjo. Mereka adalah warga korban


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News