Enam WNA Asal Timteng Dideportasi

Enam WNA Asal Timteng Dideportasi
Enam WNA Asal Timteng Dideportasi
Pejabat yang akrab disapa Priyono ini juga mengatakan kemungkinan 6 WNA itu keluar dari negaranya untuk mencari suaka di Australia. Pasalnya, para WNA itu mengaku kunjungan ke Indonesia hanya transit untuk bergabung dengan komunitasnya yang banyak terdapat di beberapa wilayah di tanah air seperti Puncak Bogor, Jawa Barat; Trenggalek, Jawa Timur dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Priyono juga menegaskan, karena masuk ke Indonesia dengan paspor palsu negara lain,  maka 6 WNA itu akan dideportasi atau dikembalikan ke negaranya masing-masing. ”Rabu (15/2) malam ini, mereka akan kami pulangkan mereka ke negara asalnya masing-masing,” ungkapnya juga.

    

Sementara itu, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Bandara Soekarno-Hatta Rochadi Iman Santoso menegaskan terungkapnya kasus pemalsuan oleh satu keluarga WN Iran ini bermula saat mereka menjalani pemeriksaan di area Imigrasi Bandara Soetta. Mereka mengeluarkan paspor negara Prancis. Tapi, saat dipindai ternyata chip dalam paspor itu berisi data-data yang berbeda.

    

”Karena itu satu keluarga ini kami geledah. Kami menemukan paspor asli (asal Iran, Red) satu keluarga ini di balik baju sang ayah,” terangnya, Rabu (15/2).

TANGERANG - Memasuki tanah air dengan paspor palsu, membuat  sepasang suami istri warga negara (WN) Iran beserta dua anaknya dibekuk petugas

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News