ENTREV Proyeksikan Harga Baterai Kendaraan Listrik Bakal Makin Turun
jpnn.com, JAKARTA - National Project Manager ENTREV Eko Aji Buwono menjelaskan 2023 menjadi tahun di mana pickup high harga baterai kendaraan listrik.
Baterai kendaraan listrik dibanderol USD 168,89 per kwh. Namun, berkembangnya teknologi, menjamurnya pabrik, dan pengolahan bahan baku baterai harga baterai makin murah.
Baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik akan makin murah dan mampu mendorong penurunan harga kendaraan listrik bagi konsumen .
"Baterai itu didalamnya adalah material dari hasil tambang dan kategorinya adalah komoditi yang diperdagangkan, sepanjang menjadi komoditi komersial maka harganya akan mengikuti fluktuasi pasar. Saat ini untuk baterai di dunia, bahan bakunya masih melimpah sedangkan permintaan masih relative rendah, jadi harga masih kompetitif," kata Eko seperti dikutip, Kamis (28/3).
Indonesia pun memiliki peran yang cukup menentukan dalah perdagangan baterai global. Tetapi tentunya Indonesia tidak bisa sendirian memproduksi baterai masih diperlukan komponen lain dalam memproduksi baterai, untuk itu kolaborasi antar negara selain juga laju inovasi teknologi menjadi kunci pengendali harga baterai kendaraan listrik.
"Selama setiap negara penghasil tambang mineral strategis bisa saling ekspor-impor, maka harga akan aman bahkan bisa cenderung turun," kata Eko.
Eko memproyeksikan tahun depan, harga baterai akan turun menjadi USD 107,85 per kwh. Lebih murah daripada rata rata harga baterai kendaraan listrik pada tahun ini sebesar USD 136,88 per kwh.
Pada 2026 akan turun menjadi USD 96,11 AS per kwh, pada 2027 sebesar USD 92,6 per kwh dan 2028 sebesar USD 90,19 per kwh hingga 2030 mencapai USD 86 per kwh.
Baterai sebagai komponen utama kendaraan listrik akan makin murah dan mampu mendorong penurunan harga kendaraan listrik bagi konsumen .
- Jason Momoa Sulap Harley-Davidson Klasik Jadi Kendaraan Listrik
- Dukung Transisi Kendaraan Listrik, Teltonika Menggelar Telematics Summit di Jakarta
- Alasan Purbaya Menunda Insentif Bagi Kendaraan Listrik
- Pengumuman, Insentif Kendaraan Listrik Ditunda hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya
- CATL Mendominasi Pangsa Pasar Baterai EV di Tiongkok
- Insentif Kendaraan Listrik Berbasis NMC Disebut Jadi Pendorong Ekosistem EV di RI
JPNN.com




