Erdogan Walk Out saat Presiden Prabowo Pidato, Kemlu: Itu Hal yang Lumrah

jpnn.com, JAKARTA - Juru Bicara Kementerian Luar Negeri, Roy Soemirat menanggapi terkait Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan sejumlah Ketua Delegasi yang keluar dari ruangan atau Walk Out saat Presiden Indonesia Prabowo Subianto memulai pidato.
Hal itu terjadi saat sesi khusus Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-11 Developing Eight (D-8) di Istana Kepresidenan New Administrative Capital, Kairo, Mesir.
Menurut Roy, hal itu sesuai kebiasaan yang berlaku di forum international.
Masing-masing delegasi memiliki hak untuk menentukan kapan ketua delegasinya akan duduk di kursi delegasi atau meninggalkan ruangan.
“Jadi, sifat keluar masuk ruangan meeting adalah hal yang lumrah untuk meeting internasional (termasuk di forum PBB,),” kata Roy dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (23/12).
Menurut dia, sesuatu hal yang lumrah bahwa para ketua delegasi melakukan banyak pertemuan paralel pada saat pertemuan internasional.
“Delegasi Indonesia tidak dapat memberikan komentar terhadap jadwal ketua delegasi negara lain yang mungkin tidak dapat hadir sepenuhnya pada saat Bapak Presiden Indonesia memberikan statementnya,” tuturnya.
Meski begitu, Roy menuturkan Prabowo berkesempatan untuk melakukan pertemuan singkat dengan seluruh ketua delegasi lain menjelang atau setelah KTT, termasuk dengan Presiden Turki.
Roy Soemirat menanggapi terkait Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan sejumlah Ketua Delegasi yang keluar dari ruangan atau Walk Out saat Prabowo berpidato
- Waka MPR Sebut Kehadiran Prabowo Saat May Day Wujud Komitmen Keberpihakan Kepada Buruh
- Lihatlah Aksi Presiden Prabowo Melepas Kemeja di Depan Buruh
- Prabowo Bakal Hadiri Peringatan Hari Buruh di Monas
- Hasan Nasbi Minta Maaf kepada Prabowo, Begini Kalimatnya
- PSN Rempang Eco City Tak Masuk Perpres yang Diteken Prabowo, Rieke: Batal!
- Presiden Prabowo Dinilai Sukses Membangun Kemandirian Pangan