Rabu, 17 Juli 2019 – 13:28 WIB

Fajar / Rian Dapat Beban Berat di Australian Open 2019

Sabtu, 01 Juni 2019 – 12:11 WIB
Fajar / Rian Dapat Beban Berat di Australian Open 2019 - JPNN.COM

jpnn.com, JAKARTA - Pelatih ganda putra pelatnas bulu tangkis Herry Iman Pierngadi memberi target tinggi kepada Fajar Alfian / Muhammad Rian Ardianto di Australian Open 2019 yang berlangsung di Quaycentre, Sydney Olympic Park mulai 4 hingga 9 Juni. Minimal mereka harus masuk semifinal.

Target khusus itu dibebankan Herry lantaran peringkat mereka turun. Dari peringkat kelima, menjadi keenam. Mereka keluar dari lima besar dunia lantaran tidak dimainkan di Piala Sudirman lalu. ''Ya, minimal masuk semifinal, supaya bisa dongkrak poin. Kalau bisa final dan juara, malah lebih bagus," kata Herry.

Sejak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 dibuka akhir April lalu, Fajar / Rian belum masuk peringkat sama sekali. Kualifikasi dimulai di New Zealand Open. FajRi (sebutan mereka) tidak ikut dalam turnamen tersebut. Setelah itu, tidak tampil di Piala Sudirman. Mereka belum mendapat poin.

Hal itu berbanding terbalik dengan pasangan senior Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan. Pasangan juara dunia dua kali itu nyaman di peringkat pertama klasemen kualifikasi Olimpiade. Mereka mengumpulkan 14,387 poin, hasil dari juara di New Zealand Open dan semifinal Piala Sudirman. Ahsan/Hendra dimainkan saat Indonesia menghadapi Denmark di fase grup.

Soal ini, Herry santai. Kualifikasi masih panjang. FajRi masih punya banyak waktu untuk mengejar pengumpulan poin. Herry mengatakan tidak akan pilih-pilih siapa yang diprioritaskan ke Olimpiade. Dia justru membuat persaingan tetap terbuka. Setiap pasangan untuk bisa membuktikan kualitas.

"Siapa pun yang masuk (ke Olimpaide), itu tetap anak buah saya. Enggak hanya dua. Tiga pasangan juga memungkinkan. Mereka sendiri yang nantinya akan membuktikan," kata pria yang mendapat julukan Coach Naga Api itu.

(Baca Juga: Respons Hendry Saputra soal Prestasi Tunggal Putra PBSI)

Melihat situasi saat ini, Ahsan / Hendra lebih diunggulkan daripada FajRi. Secara usia dan pengalaman, pasangan berjuluk The Daddies—para ayah—itu lebih matang. Performa mereka tahun ini juga lebih konsisten. Juara All England melontarkan peringkat mereka ke empat besar. Sedangkan FajRi, baru masuk peringkat kelima, sudah turun lagi.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar