Fenomena Selebgram Umbar Aurat, Pratama Bicara Kurangnya Kurikulum Internet Sehat

Fenomena Selebgram Umbar Aurat, Pratama Bicara Kurangnya Kurikulum Internet Sehat
Ilustrasi video dewasa. Grafis: Rahayuning Putri Utami/JPNN.com

"Jadi, peran negara harus besar, selain ancaman hukuman dengan berbagai UU, baiknya negara hadir lebih dalam dengan kurikulum pendidikan," tandas Pratama.

Penyidik Polresta Denpasar, Bali sebelumnya membongkar kasus pornografi yang dilakukan selebgram berinisial RR (32) melalui aplikasi Mango.

Menurut Kapolresta Denpasar Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan, setiap bulan selebgram RR berpenghasilan antara Rp 25 juta hingga Rp 50 juta.

"Kurang lebih sembilan bulan pelaku melakukan pekerjaan live di medsos Mango maupun Bigo," kata Kombes Jansen Avitus Panjaitan di Denpasar, Senin (20/9).

Baca Juga: Giring PSI Sikat Anies Baswedan, Ketua PAN DKI Eko Patrio Bereaksi, Kalimatnya Menohok

Menurut dia, faktor ekonomi menjadi motif selebgram RR melakukan aksi pornografi secara online itu.

Pelaku juga mengakui perbuatannya yang telah mempertontonkan aurat melalui siaran langsung pada aplikasi Mango.

Kepada penyidik, selebgram RR mengaku punya akun atau ID pada aplikasi Mango dan Bigo dengan nama Kuda Poni alias Bintang Live untuk mencari penghasilan setiap harinya. (ast/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!

Pratama Persadha menilai pemerintah kurang melaksanakan edukasi internet yang sehat, aman, dan produktif sehingga muncul fenomena selebgram mengumbar aurat secara live.


Redaktur : M. Fathra Nazrul Islam
Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News