Final Liga 2: PSBS Biak Kantongi Kelemahan Semen Padang

Final Liga 2: PSBS Biak Kantongi Kelemahan Semen Padang
Selebrasi kemenangan PSBS Biak seusai melangkah ke final Liga 2 menghadapi Persiraja Banda Aceh di Stadion Cenderawasih, Biak, Kamis (29/2). Foto: Dokumentasi PSBS Biak

jpnn.com - PSBS Biak percaya diri menatap leg pertama final Liga 2 melawan Semen Padang.

Tim berjuluk Badai Pasifik itu sudah mengantongi kelemahan lawan, sehingga diharapkan memudahkan langkah mereka untuk menjuarai Liga 2.

Saat ini, di dalam skuad Regi Aditya terdapat Vendry Mofu yang sempat berseragam Semen Padang pada 2010 hingga 2013 silam.

Pemain kelahiran 10 September 1989 itu mengaku mengenal karakter dan gaya bermain Kabau Sirah -julukan Semen Padang-.

"Semen Padang memiliki semangat juang yang tinggi. Mereka punya banyak pemain muda dengan data juang dan kerja keras. Hal ini patut kami waspadai," ungkap pemain asal Wamena itu.

Mofu berharap PSBS Biak bisa memanfaatkan kesempatan sekecil apa pun untuk meraih kemenangan. Apalagi tim asal Kota Karang itu berstatus tuan rumah pada leg pertama.

Kemenangan di hadapan publik sendiri bisa memudahkan langkah PSBS Biak menjadi juara kompetisi kasta kedua di Tanah Air.

Jika gagal meraih kemenangan, Ruben Sanadi dan kolega akan menghadapi laga sulit mengingat Semen Padang sulit dikalahkan saat bermain di hadapan suporter setianya, Spartacks.

PSBS Biak percaya diri menatap partai leg pertama final Liga 2 melawan Semen Padang, Selasa (5/3)

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News