Freeport Bandel, Pemerintah Diminta Tegas

jpnn.com, JAKARTA - Negosiasi antara pemerintah Indonesia dengan Freeport terancam menemui jalan buntu.
Pasalnya, Freeport-McMoran selaku induk usaha PT Freeport Indonesia (PT FI) menolak mekanisme pelepasan 51 persen saham.
Karena itu, pemerintah diminta tetap tegas mempertahankan posisi dalam bernegosiasi dengan Freeport.
Ekonom Universitas Gadjah Mada Jogjakarta Fahmy Radhi mengatakan, Freeport secara tidak langsung mengisyaratkan tidak mau melepas kendalinya.
’’Dia maunya melakukan IPO (initial public offering). Itu sudah sebagai tanda menolak melepaskan kuasanya,’’ ujarnya, Senin (2/10).
Pemerintah menginginkan divestasi langsung kepada BUMN.
Dengan melakukan IPO, Freeport tetap bisa membeli sahamnya melalui anak usaha perseroan.
Jadi, negara tetap tidak bisa menguasai saham Freeport yang didivestasi 51 persen.
Negosiasi antara pemerintah Indonesia dengan Freeport terancam menemui jalan buntu.
- Selamat, RS Freeport Raih 2 Penghargaan PPKM Award 2023 Atas Penanganan Covid-19
- MIND ID Dinilai Jadi Penopang Kebijakan Hilirisasi & Transisi Energi Pemerintah
- 2023, PT Timah Targetkan Produksi Meningkat Capai 35 Persen
- Penuhi Pasokan Air Smelter Manyar, Freeport Indonesia Gandeng Perumda Giri Tirta
- DPR Yakin Smelter Manyar yang Dibangun Freeport Indonesia Beri Manfaat Ekonomi Bagi Jatim
- Selamat, Freeport Indonesia Raih Penghargaan SAR Awards dari Basarnas