Gak Usah Di-klik-lah Ya...Waktu Soekarno Kecanduan Dugem

Gak Usah Di-klik-lah Ya...Waktu Soekarno Kecanduan Dugem
Bung Karno dan B.R. Motik. Foto ini termuat dalam buku otobiografi Motik.

Menurutnya, masa itu masalah yang dihadapi Bung Karno sangat berat. Inggit angkat koper tak lama kemudian. 

Hidup memang ada masa-masanya. Semenjak kedatangan Fatmawati, dan Bung Karno pindah ke Pegangsaan Timur (sekarang Tugu Proklamasi), Si Bung pun melepas candu. 

Hollywoodnya Jakarta

Meski sama-sama masih jadi tempat dugem, jangan sekali-kali membayangkan dugem zaman doeloe macam zaman sekarang. 

Jika sekarang di Lokasari banyak diskotek dan lain-lain, maka semasa bernama Prinsen Park  hiburannya bioskop, teater, galeri musik dan lain-lain. Kata dan lain-lain pada paragraph ini, terserah kalau mau diberi tanda petik. 

Daerah yang dijuluki Hollywood-nya Jakarta itu dibangun oleh Tan Hin Hie (1891-1969), Si Raja Ikan Asin tak lama setelah tiba di Batavia pada 1913.

Di sana tempat berkumpulnya para seniman. Dan ada pula rumah produksi film. 

Artis macam Bing Slamet, Eddy Sud, Leila Sari dan kawan-kawan adalah penghuni Prinsen Park. (wow/jpnn)

BOLEH percaya, tidak pun boleh. Suatu masa, hampir tiap malam Presiden Soekarno dugem di Lokasari, Mangga Besar. Dulu namanya masih Prinsen


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News