Kamis, 18 Juli 2019 – 22:15 WIB

Gandeng TNI AD, Kementan Maksimalkan Potensi Lahan Rawa di Lampung

Jumat, 17 Mei 2019 – 07:14 WIB
Gandeng TNI AD, Kementan Maksimalkan Potensi Lahan Rawa di Lampung - JPNN.COM

jpnn.com, BANDAR LAMPUNG - Kementerian Pertanian (Kementan) terus meningkatkan realisasi program Selamatkan Rawa Sejahterakan Petani (Serasi).

Kali ini, yang disasar Provinsi Lampung yang diusulkan 25.031 hektare dari total potensi lahan rawa seluas 74.792 hektare yang dimiliki Lampung.

Optimasi lahan rawa di Lampung tersebar di 5 Kabupaten. Yakni di Mesuji 7000 haektare, Tulang Bawang 8000 hektare, Lampung Timur 1.768 hektare,  Lampung Tengah 6.363 hektare, dan Lampung Selatan 1.900 hektare.

BACA JUGA: Harga Bawang Putih Sudah Turun, Kementan Tegas Terhadap Importir Nakal

Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) Sarwo Edhy mengatakan, selain dibutuhkan SID (Survei Investigasi Desain) dari konsultan, juga dibutuhkan ketersedian petani menggarap lahan.

“Di Lampung potensinya besar, namun kita menginginkan yang real bisa diselesaikan tahun ini. Kemudian Provinsi mengusulkan 25.031 ha. Kita libatkan TNI-AD untuk dampingi karena punya aparat Babinsa sampai di sekitar lokasi,” kata Sarwo Edhy saat Rapat Koordinasi Pendampingan TNI-AD Program Serasi, di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura Provinsi Lampung, Rabu (15/5).

Selain Dirjen PSP, hadir dalam rapat itu Direktur Perluasan dan Perlindungan Lahan Indah Megawati, perwakilan Mabes TNI Kolonel Inf Suhardi, Komandan Korem 043/Gatam Kolonel Inf Taufiq Hanafi, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lampung Achmad Chrisna Putra, Dandim 0429/Lamtim Letkol Inf C.H Prabowo, Dandim 0426/Tb Letkol Inf Kohir, Dandim 0411/LT Letkol Czi Burhanndin, Dandim 0421/LS Letkol Kav Robinson Octovianus Bessie, dan Kepala Dinas TPH Kabupaten Se-Lampung.

Sarwo Edhy mengatakan, peran dan fungsi TNI dalam pendampingan pelaksanaan kegiatan antara lain mengkoordinasikan  peran serta Babinsa dalam kegiatan yang  dilaksanakan petani.

SHARES
TAGS   Kementan
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar