Ganti Mesin, Ferrari Jaya di Bahrain

Schumi Finis Keenam

Ganti Mesin, Ferrari Jaya di Bahrain
Fernando Alonso. Foto : REUTERS
Begitu start, Alonso langsung menyodok ke urutan dua, di depan Massa. Namun, dia harus sabar menunggu sebelum bisa mengambil alih pimpinan lomba. Vettel tampil begitu meyakinkan di depan. Dia mampu mengimbangi, kadang sedikit lebih cepat daripada Alonso. Ketika masa pergantian ban di kisaran putaran 15 pun, Vettel mampu menjaga posisi.

Apes bagi Vettel, knalpotnya rusak di pertengahan lomba. Dia tak mampu melaju secepat keinginannya. Pada lap 34, Alonso pun dengan mudah lewat. Tidak lama kemudian, Massa lewat. Pada akhirnya, Vettel harus rela finis di urutan keempat, di belakang pembalap McLaren-Mercedes, Lewis Hamilton.

Begitu lepas dari Vettel, Alonso menggeber mobil habis-habisan. Mendekati finis, dia seolah ingin menunjukkan bahwa kemenangan ini diraih bukan sekadar lewat keberuntungan. Pembalap Spanyol itu mencatat fastest lap lomba pada putaran ke-45, hanya empat putaran menjelang finis.

Bagi Alonso, ini hasil yang membanggakan. Sebab, inilah lomba pertamanya bersama Ferrari, setelah akhir 2009 lalu meninggalkan Renault. Bagi Massa yang finis kedua, ini juga hasil membanggakan. Ingat, ini lomba pertama Massa sejak GP Hungaria pada Agustus 2009 lalu. Waktu itu, nyawanya sempat terancam ketika helmnya terhantam suspensi mobil lain.

SAKHIR - Tim paling populer di Formula 1, Ferrari, sempat deg-degan berat menjelang start Grand Prix Bahrain di Sirkuit Sakhir kemarin (14/3). Mesin

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News