Garap Energi Terbarukan di Kawasan Transmigrasi

Kementrian ESDM dan Kemenakertrans Susun Program Terpadu

Garap Energi Terbarukan di Kawasan Transmigrasi
Garap Energi Terbarukan di Kawasan Transmigrasi
BULUNGAN - Dirjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Dirjen P2KTrans) Kemenakertrans, Jamaluddien Malik mengungkapkan, Kementerian ESDM  tertarik untuk menggarap penyediaan energi terbarukan di kawasan transmigrasi. Menurutnya, hal tersebut diungkapkan langsung oleh Direktur  Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan, Kementerian ESDM,  Hasrul  Laksmana Azahari kepadanya belum lama ini.

Jamaluddien menjelaskan, rencana pemerintah ini memang sesuai amanat UU nomor 30 tahun 2007 yang menyatakan pemerintah harus mengembangkan energi baru dan energi terbarukan untuk mengatasi semakin terbatasnya ketersediaan energi fosil yang berasal dari minyak, gas, dan batu bara.

"Sehingga menjadi kewajiban semua sektor untuk mendukungnya, dengan focal pointnya adalah Kementerian ESDM," terang Jamaluddien kepada JPNN di Bulungan, Kalimantan Timur, Sabtu (5/5).

Untuk itu, lanjut Jamaluddien, Kementerian ESDM dan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertrans)  akan menyusun  program terpadu jangka panjang. "Kementerian ESDM diharapkan menyediakan energinya, sementara Kemenakertrans membangun pemukiman dan pembinaan usaha ekonominya," ujarnya.

BULUNGAN - Dirjen Pembinaan Pembangunan Kawasan Transmigrasi (Dirjen P2KTrans) Kemenakertrans, Jamaluddien Malik mengungkapkan, Kementerian ESDM 

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News