Garap Tol 1.000 Km, Tambah Modal sampai Rp 30 Triliun

Garap Tol 1.000 Km, Tambah Modal sampai Rp 30 Triliun
Proyek pembangunan jalan tol. Ilustrasi Foto: Jawa Pos/dok.JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA – Waskita Karya (WSKT) berupaya menambah modal sampai Rp 30 triliun.

Dana diperlukan karena perusahaan pelat merah itu memiliki target menggarap konsesi tol sepanjang 1.000 km dengan nilai Rp 100 triliun. 
.
Direktur Utama WSKT M. Choliq mengatakan, saat ini perseroan sudah membangun 750 km jalan tol. Karena itu, pihaknya menargetkan mampu menambah 250 km lagi. 

”Apakah sebagai kontraktor atau investor, sama saja. Yang penting kami bangun,” ucap Choliq saat pencatatan saham perdana Waskita Beton Precast (WSBP) di Bursa Efek Indonesia kemarin (20/9).

Salah satu cara WSKT untuk menggarap tol adalah menggandeng Jasa Marga. 

Namun, perseroan menargetkan mampu menambah modal dari Rp 9,7 triliun pada akhir 2015 menjadi Rp 30 triliun pada akhir 2018. 

”Supaya ekspansinya tidak terhambat rasio keuangan yang membahayakan,” tegasnya.

Tambahan ekuitas sebesar Rp 5,16 triliun kemarin berhasil diraih dari pencatatan saham perdana (initial public offering/IPO) WSBP. 

Satu lembar saham anak usaha WSKT tersebut dihargai Rp 490. Selain itu, ada tambahan Rp 2 triliun dari laba tahun berjalan dan Rp 500 miliar dari capital gain. WSKT juga berencana menerbitkan obligasi senilai Rp 3 triliun.

JAKARTA – Waskita Karya (WSKT) berupaya menambah modal sampai Rp 30 triliun. Dana diperlukan karena perusahaan pelat merah itu memiliki target

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News