GB Sanitaryware dan Christian Sugiono Garap Project Rahasia di Bali
jpnn.com, JAKARTA - Christian Sugiono, artis dan publik kenamaan tanah air ini diketahui sudah lama terjun ke dunia properti di Bali.
Artis yang baru saja main film Santet Segoro Pitu ini diam-diam membuat project baru lagi di Bali. Kali ini Tian yang akrab disapa, menggandeng Germany Brilliant (GB) Sanitaryware untuk project glampingnya.
Berdiri tahun 2003 GB Sanitaryware mengedepankan konsep gaya hidup modern, menyadari akan pentingnya nilai kenyamanan, keamanan di setiap fungsi perlengkapan dapur dan kamar mandi, serta nilai keindahan pada desain produk yang inline dengan fungsinya sehingga membuat berbeda dan lebih dari biasa.
Christian Sugiono mengatakan bahwa dirinya sedang membuat sebuah luxury glamping di pinggir danau di Bali.
"Tepatnya di daerah mana, nanti dikasih tahu, ya, kalau sudah opening dan yang jelas di salah satu danau terkenal di Bali. Progresnya sampai saat ini sudah sampai 70-80 persen," tuturnya.
Rencananya, kata suami Titi Kamal ini, ada sembilan unit glamping dan berharap dalam waktu dekat bisa segera dilaunching.
Tian artis berrdarah Jawa-Jerman ini memiliki alasan tersendiri dalam memilih produk GB Sanitaryware.
“Selain karena unsur keindahan dan fungsinya, produk GB Sanitaryware, kualitasnya bagus, tahan lama, tidak gampang rusak. Produk GB Sanitaryware sudah terbukti dari rumah aku yang pertama sudah 15 tahun lalu sampai sekarang pun produknya awet, gak pernah diganti,” katanya.
Aktris Christian Sugiono bersama GB Sanitaryware sedang menggarap project rahasia di Bali.
- Pemkab Badung Resmi Bawa Sengketa Menara Versus Bali Towerindo ke Mahkamah Agung
- Grand Opening Ashva Swiss-Belresort Ubud, Hadirkan Destinasi Premium Bagi Keluarga di Bali
- Dampak Erupsi GAK Mereda, Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung
- Perluas Jaringan Bisnis, Radisson Hotel Group Garap Bloom Hotel Bali Ungasan
- Belasan Penerbangan Ngurah Rai Dibatalkan Gegara Erupsi Anak Krakatau
- Tokoh Dunia Berkumpul di Bali Bahas Dampak AI, Luhut: Indonesia Jangan hanya Jadi Pengguna Teknologi
JPNN.com




