Gebuki Uwak Hingga tak Bernapas Lagi, Lantas Bunuh Diri

Gebuki Uwak Hingga tak Bernapas Lagi, Lantas Bunuh Diri
Ilustrasi Foto: pixabay

Menurut Erun, kondisi Usup memang tidak selamanya gila. Terkadang pria yang bekerja serabutan juga sadar dan normal.

“Namun ketika kambuh sering merusak fasilitas rumah warga,” ujarnya.

Usup sudah satu tahun mengidap gangguan jiwa. Dia mempunyai dua anak dan satu orang istri. Menurut Erun, Usup gila akibat permasalahan keluarga.

“Waktu sebelum gangguan jiwa, anak perempuannya ingin pergi ke luar negeri untuk menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW). Untuk membantu ekonomi keluarganya. Namun keinginan anaknya tersebut tidak jadi, dan membuat kondisi kejiwaan Usup terganggu, dalam satu tahun ini,” ujarnya.

Usup bersama istrinya, kata dia, bekerja sebagai buruh serabutan di Kampung Suniabana. “Memang perekonomiannya kurang,” bebernya.

Kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) Puskesmas Salopa Irwan mengatakan Sanah, istri Ojik yang luka berat di belakang kepalanya terlebih dulu diperiksa dan dirawat di UPT Puskesmas Salopa.

Setelah lukanya dijahit (20 jaitan), kemudian Sanah dirujuk ke RSUD dr Soekardjo Kota Tasikmalaya.

”Untuk dirawat intensif karena kondisi Sanah cukup kritis,” paparnya. (dik)

Usup (48) yang mengidap penyakit gangguan jiwa, kemarin (7/4) mengamuk.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News