Gegara Banjir, Puluhan Buaya Lepas dari Penangkaran, Warga Diminta Waspada

Gegara Banjir, Puluhan Buaya Lepas dari Penangkaran, Warga Diminta Waspada
Seekor buaya liar berjemur di gundukan pasir di Sungai Palu, Palu, Sulawesi Tengah, Senin (11/4/2022). (ANTARA/Basri Marzuki/hp)

jpnn.com, BANYUASIN - Balai Konservasi dan Sumber Daya Alam (BKSDA) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyebut ada puluhan buaya lepas dari penangkaran di Desa Tanjung Sari, Kelurahan Sukomoro, Kecamatan Talang Kepala, Kabupaten Banyuasin.

Buaya itu lepas karena bencana banjir yang melanda Banyuasin pada Minggu (10/4).

Kepala BKSDA Sumsel Ujang Wisnu Barata mengatakan mereka sudah menangkap sebelas buaya yang sempat lepas.

Menurut dia, pihaknya masih memantau lokasi tersebut karena diperkirakan terdapat 20 ekor buaya muara yang lepas.

“Kami terus memantau dan jika mendapat laporan dari warga maka tim langsung bergerak ke lokasi untuk menangkapnya,” ujar dia sebagaimana dikutip dari Antara, Jumat (15/4).

Dia menuturkan dari total 82 buaya yang ada di penangkaran, 20 di antaranya lepas setelah kolam penangkaran terendam air setinggi 1,5 meter.

Hingga saat ini, pihaknya belum mampu memastikan jumlah buaya yang lepas tersebut karena air kolam masih tinggi.

Untuk itu, pihaknya terus memantau lokasi dengan menurunkan tim pantau yang berjumlah sepuluh orang yang berasal dari pawang dan anggota klub reptil.

BKSDA Sumsel mengerahkan sejumlah pawang untuk mencari puluhan buaya yang lepas dari penangkaran di Banyuasin.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News