Gelar Aksi, Kelompok Penolak Vaksin Tuding Yahudi Rencanakan Pandemi

Gelar Aksi, Kelompok Penolak Vaksin Tuding Yahudi Rencanakan Pandemi
Seorang remaja berkalung bendera Israel di Kamp Konsentrasi Birkenau, Polandia. Foto: arsip JPNN.com

jpnn.com, WARSAWA - Kebencian terhadap warga Yahudi makin marak pada masa pandemi Covid-19. Di Polandia, kalangan penolak vaksin menuding Yahudi sebagai perencana pandemi (plandemi) global itu.

Senin lalu (19/7), kelompok itu menggelar aksi di Glogow, Polandia. Mereka meneriakkan kata-kata anti-Yahudi.

"Setiap orang Polandia kini bisa melihat bahwa di belakang 'plandemik' adalah Yahudi," ujar peserta aksi tersebut.

Baca Juga:

Kelompok itu tak hanya menggelar aksi, tetapi juga bertindak agresif. Polisi menahan tiga pedemo yang terlibat konfrontasi.

Komite Yahudi Amerika untuk Eropa Tengah (AJC Central Europa) yang berbasis di Warsawa mengutuk aksi itu.

"Ini adalah bentuk klasik dari antisemitisme. Di manakah respons pada pembuat keputusan?" ujar komite tersebut melalui akunnya di Twitter.

Antisemitisme di Polandia bukan hanya merebak di kalangan antivaksin. Sebab, partai politik pun juga menyuarakan paham yang tidak suka pada segala hal berbau Yahudi itu.

Partai Konfederasi Polandia (Konfederacja) yang berhaluan sayap kanan termasuk pihak yang getol melakukan protes terhadap pembatasan aktivitas selama pandemi. Salah satu simpatisannya mengaku tak mau ada Yahudi di Polandia.

Antisemitisme di Polandia merebak di kalangan para politikus sayap kanan dan kelompok antivaksin.