JPNN.com

Generasi Milennial Lebih Banyak Pakai Go-Pay

Kamis, 11 Juli 2019 – 12:56 WIB Generasi Milennial Lebih Banyak Pakai Go-Pay - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Promo besar dan berkepanjangan yang dilakukan aplikasi pembayaran digital, OVO rupanya tak mampu menjatuhkan brand awareness Gopay, aplikasi pembayaran digital yang terafiliasi dengan Gojek Indonesia.

Dalam laporan hasil survei yang dirilis Alvara Research Center bertajuk 'Perlaku dan Preferensi Konsumen Milennial Indonesia terhadap Aplikasi E-Commerce 2019',  Brand Awareness Go-Pay mencapai 100 persen di kalangan milenial.

Angka ini mengungguli para pemain lain seperti OVO yang berasosiasi dengan Grab (96,2%), Dana (50,3%), PayTren (47%), LinkAja (35%).

Survei konsumen ini menargetkan kalangan millennial sebagai respondennya karena dianggap sebagai ‘new rising market’ di Indonesia saat ini yang juga pendorong ekonomi digital Indonesia. Populasi mereka diperkirakan akan semakin besar dan mendominasi pasar hingga 2035.

BACA JUGA: Tiket Promo Lion Air Hanya 50 Seat per Penerbangan

“Dari dua aplikasi digital payment yang popular, brand performance aplikasi Go-Pay lebih tinggi dibandingkan OVO, yakni mencapai skor 69,90, dengan performa yang sama kuatnya dalam hal image, loyalty, engagement maupun performance,” ujar Alvara dalam ketrangannya.

Selain itu, Go-Pay juga paling banyak digunakan oleh 67,9% responden, dibanding dengan penyedia aplikasi pembayaran digital sejenis lainnya. Karena brand awareness yang kuat, konsumen juga lebih merekomendasikan penggunaan Go-Pay sebagaimana ditunjukkan nilai net promoter yang diraih Gopay, yaitu 14,3, sedangkan OVO hanya meraih skor 9,2.

OVO, seperti diungkapkan dalam laporan Alvara, dipilih oleh responden lantaran aplikasi ini menawarkan banyak promo atau diskon menarik namun dari sisi performa keamanan maupun kecepatan, Gopay jauh lebih unggul, yakni dengan skor 9,1 dan 9,4 dibandingkan 6,5 dan 6,5 yang dicatatkan OVO.(chi/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...