Golkar Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Tengah, Tidak Terlalu Kiri atau Kanan

Golkar Ajak Masyarakat Pilih Pemimpin Tengah, Tidak Terlalu Kiri atau Kanan
Wasekjen DPP Golkar Sarmuji menjadi pembicara pada diskusi Beringin Diterpa Angin, Jakarta, Sabtu (25/11). Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - Ketua DPD Golkar Jawa Timur M Sarmuji mengimbau agar pemilih memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berada di tengah pada Pilpres 2024 mendatang.

"Saran saya kepada para pemilih, pilihlah capres yang tak merepresentasikan blok kanan dan blok kiri. Jangan pilih capres yang merepresentasikan kanan yang terlalu, kiri yang terlalu. Pilih yang tengah saja," kata Sarmuji.

Pernyataan Sarmuji tersebut tercetus saat menjawab pertanyaan bagaimana cara agar politik identitas tidak terulang lagi seperti Pemilu 2019 lalu.

Jika partai politik salah memilih calon presiden, Sarmuji meyakini Pemilu 2024 mendatang suasana politiknya akan sama seperti Pemilu 2019 lalu.

"Di 2024 sebenarnya akan terjadi kelanjutan 2019 kalo parpol-parpol salah pilih calon," ucapnya.

Terkait peluang Golkar pada kontestasi Pemilu 2024, Sarmuji mengatakan pihaknya optimis akan memenangkan Pemilu dan Pilpres pada 2024 mendatang.

Sarmuji juga mengatakan bahwa pihaknya akan selalu optimis di tahun 2024 bisa memenangkan Pemilu maupun Pilpres.

"Dan kita bisa memenangkannya dengan izin Allah SWT," ujar Sarmuji.

Ketua DPD Golkar Jawa Timur M Sarmuji mengimbau agar pemilih memilih pasangan calon presiden dan calon wakil presiden yang berada di tengah pada Pilpres 2024

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News