Guru Berisik, Gubernur Stop Pidato

Guru Berisik, Gubernur Stop Pidato
Guru Berisik, Gubernur Stop Pidato
“Akan dibawa ke mana peserta didik, tergantung dari jembatan itu. Makanya, guru mendapat tugas yang berat namun mulia. Karena menyiapkan generasi penerus mendatang yang lebih baik sekaligus membangun peradaban,” katanya.

 

Karena guru merupakan tugas yang mulia, Cornelis mengharapkan guru bekerja dengan mengedepankan profesionalisme. Karena apabila salah, arah akan mustahil diputar kembali untuk memperbaiknya.

“Profesional isme guru harus dilakukan secara berkelanjutan dan seksama. Jangan terjebak pada kepentingan sesaat. Karena, hubungan antara profesionalitas dan kompetensi memiliki hubungan erat,” jelasnya.

Cornelis meminta agar Persatuan Guru Republik Indonesia dapat menjaga profesionalisme dan tetap menjaga netralitas, terutama menjelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) 2012. “PGRI jangan mau dijadikan ajang politik, dan digiring oleh oknum-oknum yang sengaja memanfaatkan PGRI untuk politik, tetapi lembaga PGRI tidak memiliki hak untuk menghalangi anggotanya dalam memilih dan dipilih,” kata Cornelis.

SINTANG – Gubernur Kalbar Cornelis rupanya merasa terganggu juga jika saat menyampaikan pidato tidak mendapatkan perhatian. Seperti saat membacakan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News