JPNN.com

Gus Jazil: Sumpah Pemuda Momentum untuk Bangkit dari Dampak Pandemi Covid-19

Senin, 26 Oktober 2020 – 13:38 WIB
Gus Jazil: Sumpah Pemuda Momentum untuk Bangkit dari Dampak Pandemi Covid-19 - JPNN.com
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. Foto: Humas MPR RI for JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid mengatakan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-92 tahun ini harus diperingati dalam suasana berbeda akibat pandemi Covid-19.

GUs Jazil panggilan Jazilul pun mengajak masyarakat khususnya kaum muda untuk menjadikan peringatan Sumpah Pemuda 2020 yang mengusung tema Bersatu dan Bangkit, sebagai momentum untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19.

"Akibat pandemi seluruh sendi kehidupan terkena dampaknya," kata Jazilul di Jakarta Senin (26/10).
 
Legislator Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan pandemi Covid-19 membuat jutaan manusia tertular, hingga meninggal dunia. Wabah ini tidak hanya menghantam sektor kesehatan, tetapi juga ekonomi, pendidikan, wisata, hingga sosial masyarakat.

Akibat yang demikian membuat dunia berada dalam situasi yang penuh dengan kelesuan, resesi ekonomi, dan terancam kebodohan sebab sistem pendidikan yang ada tak berjalan semestinya.
 
Karena itu, kata Gus Jazil, bencana global ini tidak boleh dihadapi dengan pasrah. Terutama generasi muda, mereka harus menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum memperkuat persatuan.

“Kita jadikan momentum Sumpah Pemuda untuk bangkit dari dampak pandemi Covid-19,” tegas Gus Jazil yang berharap kaum muda bisa lebih bersemangat, kreatif dan inovatif, dalam keseharian.
 
Selain itu, generasi muda juga diharapkan memelopori penerapan protokol kesehatan; menggunakan masker, menjaga jarak, dan sering mencuci tangan.

Diakuinya, pandemi Covid-19 membuat aktivitas manusia harus dikurangi. Meski demikian, dia tetap mendorong saat berada di rumah, para pemuda tak meninggalkan kebiasaan pada masa normalnya, yakni semangat, ceria, kreatif, dan inovatif.

"Meski kita berada di rumah kita harus tetap melakukan kreasi dan produktif dalam berkarya,” tutur alumni PMII itu.
 
Legislator asal Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur ini mengingatkan bahwa pada masa lalu, pemuda yang ikut merintis, berjuang dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia menghadapi banyak tantangan.

Tantangan yang dihadapi tidak hanya waktu belajar yang tersita, bahkan nyawanya pun terancam melayang demi Indonesia. "Namun semua dihadapi para pemuda dengan gagah berani dan semangat," tegasnya.
 
Karena itu tantangan yang ada di masa pandemi Covid-19 harus dihadapi sesuai protokol kesehatan. Bangsa ini harus tetap bersatu dan cepat bangkit dari kesulitan yang ada.(jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
fathra