Gus Yaqut Pengin Kemenag Mencontohkan Toleransi Tingkat Tinggi

Gus Yaqut Pengin Kemenag Mencontohkan Toleransi Tingkat Tinggi
Arsip- Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Coumas bersama pengurus wilayah se-Indonesia di Istana Merdeka Jakarta, Jumat (11/1/2018). Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut langsung tancap gas di hari pertama menjabat pada Rabu (23/12).

Begitu selesai serah terima jabatan dengan pendahulunya Fachrul Razi, Gus Yaqut langsung memberikan arahan kepada jajaran Kemenag.

Saat itu dia mewanti-wanti jangan sampai perlakuan diskriminatif atas nama agama justru muncul dari Kemenag.

"Toleransi tingkat tinggi harus dicontohkan Kementerian Agama. Saya tidak ingin dari kementerian ini justru muncul cara-cara diskriminatif antara satu (agama) dengan yang lain," tegas Gus Yaqut.

Alumni Sosiologi Universitas Indonesia (UI) ini pun berjanji dalam tempo yang singkat bakal mengumpulkan jajarannya guna mewujudkan cita-cita tersebut ke dalam program nyata.

Pria yang tumbuh di lingkungan Pondok Pesantren Raudhatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jawa Tengah ini juga berjanji akan meneruskan program baik yang telah diwariskan pendahulunya, Fachrul Razi.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Fachrul Razi yang telah meninggalkan legacy yang luar biasa baiknya," ujar ketua umum GP Ansor itu.

Gus Yaqut juga mengajak jajaran Kemenag meningkatkan apa yang sudah menjadi peninggalan dan warisan dari pemimpin sebelumnya.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mewanti-wanti jajaran Kemenag untuk tidak berlaku diskriminatif.