Hamil Tua untuk Lahirnya Putra Petir

Hamil Tua untuk Lahirnya Putra Petir
Hamil Tua untuk Lahirnya Putra Petir
Jadi, ide mobil-motor listrik tersebut tidak muncul tiba-tiba. Hanya, kenaikan harga BBM yang menghebohkan itu harus dimanfaatkan sebagai momentum untuk melawan belenggu hantu BBM. Dua tahun lalu saya sudah mencoba sepeda motor listrik di Bandung. Ciptaan anak bangsa sendiri. Saya keliling Kota Cimahi dengan motor listrik.

Setelah itu, saya membeli motor listrik sekaligus dua buah. Setiap hari motor tersebut digunakan sopir yang ada di rumah saya di Surabaya. Saya minta segala macam kekurangannya dicatat. Setiap kali ke Surabaya, saya diskusi dengan pak sopir mengenai kelebihan dan kekurangan motor listrik tersebut. Catatan itulah yang terus saya diskusikan dengan para pegiat motor listrik.

Dulu, ketika masih bisa sering ke Tiongkok, saya juga mengunjungi pabrik mobil dan motor listrik. Tentu juga sering mencoba produknya. Saya tidak ragu lagi bahwa mobil dan motor listrik harus segera dilahirkan di Indonesia. Putra Petir tidak boleh terlalu lama berada dalam kandungan.


Situasinya sudah hamil tua. Harus segera dilahirkan! (***)

      Dahlan Iskan
    Menteri  BUMN

DUKUNGAN untuk lahirnya Putra Petir terus mengalir. Sampai-sampai saya tidak mampu membalas satu per satu e-mail yang masuk. Tanggapan tidak hanya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News