JPNN.com

Hanura dan PPP Tanpa Kursi, Hanya 10 Caleg Petahana Terpilih Lagi

Senin, 06 Mei 2019 – 00:06 WIB Hanura dan PPP Tanpa Kursi, Hanya 10 Caleg Petahana Terpilih Lagi - JPNN.com

jpnn.com, MALANG - PDIP dan PKB mendominasi perolehan suara Pemilu 2019 di Kota Malang, Jatim. Dari hasil rekapitulasi tingkat kota di Hotel Harris, Kota Malang, Sabtu (4/5), PDIP meraih 12 kursi di DPRD. Perolehan itu meningkat satu kursi dibanding Pileg 2014 lalu yang hanya menguasai 11 kursi.

Demikian juga PKB bertambah satu kursi. Pada Pileg 2014, partai yang pernah dikomandoi Moch. Anton (mantan wali Kota Malang) itu meraih 6 kursi, sedangkan pada Pileg 2019 menduduki 7 kursi.

Sementara Partai Hanura dan PPP yang pada Pemilu 2014 masing-masing memiliki tiga kursi DPRD Kota Malang, tahun ini keduanya tidak mendapat satu pun kursi.

Dari 45 caleg yang bakal menduduki kursi DPRD Kota Malang periode 2019–2024, mayoritas berwajah baru. Sebab, hanya sepuluh caleg petahana yang terpilih lagi. Di antaranya, Luluk Zuhriyah dari PDIP, Nawang Nugraning Widhi dari Demokrat, Arif Budiarso dari Golkar, Abdurochman dari PKB, dan Lookh Makhfud asal PAN.

BACA JUGA: Asman Abnur Diisukan jadi MenPAN-RB, Honorer K2: Oh No, Jangan Sampai deh

Ketua Lajnah Pemenangan Pemilu DPC PPP Kota Malang Eko Novidianto mengakui bahwa hilangnya figur sentral menjadi salah satu penyebab partainya tak mendapatkan kursi. Jadi, hal ini bakal menjadi catatan penting dalam menyongsong Pileg 2024.

”Faktor figur sentral menentukan. Ini kan nggak ada. Tapi, hasil ini akan kami jadikan motivasi pada Pemilu 2024,” kata politikus PPP ini di sela-sela menghadiri kegiatan KPU di Hotel Harris.

Seperti diketahui, PPP mempunyai kader yang sudah populer. Yakni, Heri Pudji Utami, ketua Fraksi Gabungan PPP-Nasdem yang juga istri mantan wali Kota Malang Peni Suparto. Pada 2018 lalu, Heri Pudji bersama puluhan anggota DPRD Kota Malang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan suap.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...