Harga Rumah di Kabupaten Tangerang Naik 24,5%, LPKR Memperluas Penetrasi Pasar

Harga Rumah di Kabupaten Tangerang Naik 24,5%, LPKR Memperluas Penetrasi Pasar
Cendana Homes. Foto: Lippo Karawaci

jpnn.com, JAKARTA - Data Rumah.com Indonesia Property Market Index (RIPMI) menyebutkan indeks harga rumah dalam tiga tahun terakhir meningkat 10 persen.

Kenaikan harga rumah lebih besar terjadi di area Jabodetabek, salah satunya di Kabupaten Tangerang, Banten.

Kenaikan harga properti di Kabupaten Tangerang mencapai 24,5 persen. Kenaikan ini jauh lebih tinggi dibandingkan Tangerang Selatan (11,5 persen), Kabupaten Bogor (8,5 persen), dan Depok (7,5 persen).

Country Manager Rumah.com Marine Novita menjelaskan pemicu harga rumah di empat daerah tersebut mengalami kenaikan signifikan.

“Keempat area tersebut merupakan destinasi favorit para pencari rumah. Di samping itu, penyebab harga rumah selalu naik di antaranya inflasi, ketersediaan tanah yang tak pernah bertambah sementara jumlah penduduk terus bertambah, dan kenaikan harga bahan bangunan,” terang Novita dalam keterangannya, Kamis (18/8).

PT Lippo Karawaci Tbk (LPKR) menangkap peluang pasar properti tersebut dengan cara meluncurkan klaster Cendana Homes Series di Lippo Village sejak tahun 2020.

CEO LPKR John Riady menjelaskan, klaster hunian berkualitas yang menargetkan pemilik rumah pertama ini memiliki akses yang strategis, yakni menuju pintu Tol Jakarta Merak, Hypermart Cyberpark, Supermall Karawaci, Universitas Pelita Harapan, dan RS Siloam Karawaci, yang dapat ditempuh kurang dari 10 menit.

John Riady menjelaskan dalam setiap acara pemilihan unit klaster Cendana Homes Series, hunian yang ditawarkan selalu habis terjual.

Kenaikan harga rumah di Kabupaten Tangerang mencapai 24,5 persen, Tangsel 11,5 persen, Kabupaten Bogor 8,5 persen, Depok 7,5 persen.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News