Hasil Survei KIC: Banyak PNS akan Mudik Lebaran 2020

Hasil Survei KIC: Banyak PNS akan Mudik Lebaran 2020
Warga melintas di dekat spanduk seruan untuk menunda mudik menjelang puasa dan Lebaran di Jalan Sudirman, Serang, Banten, Kamis (9/4/2020). Foto: dok ANTARA /Asep Fathulrahman/foc.

Selain mahasiswa dan karyawan swasta, pedagang kecil, karyawan toko, pegawai warung makan, dan buruh pabrik juga sudah mudik lebih awal.

Warga yang mudik lebih awal meninggalkan daerah tempat tinggal pada periode 1 sampai 5 Maret 2020 dan mencapai puncaknya pada periode 16 sampai 20 Maret 2020, saat Presiden mengeluarkan seruan untuk belajar, bekerja, dan beribadah di rumah.

Sementara itu, dari responden yang menyatakan tidak mudik ada 54,6 persen yang menyatakan mengambil keputusan karena mengikuti imbauan pemerintah untuk tidak mudik demi mencegah penyebaran virus corona

Sementara, 30,2 persen yang menyatakan takut jika kepulangan mereka akan menyebabkan penyebaran virus SARS-CoV-2.

"Ini menunjukkan bahwa seruan pemerintah cukup efektif didengar masyarakat, sehingga pesan ini perlu terus disampaikan dengan cara-cara yang tepat," kata Mulya.

Survei mengenai perilaku mudik ini dilakukan secara daring oleh Katadata Insight Center dengan menjaring 2.347 responden pengguna internet di Tanah Air.

Responden survei meliputi 37,8 persen warga dalam kelompok usia 17-29 tahun, 30,3 persen warga kelompok usia 30-40 tahun, 24 persen warga usia 41-50 tahun, 6,7 persen warga usia 51-60 tahun, dan 1,2 persen warga usia di atas 60 tahun.

Perbandingan responden perempuan dan laki-laki dalam survei ini 53:47. (antara/jpnn)

Hasil survei Katadata Insight Center (KIC) menunjukkan masih banyak PNS tetap akan mudik Lebaran 2020 meski di tengah pandemic virus corona COVID-19.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News