Hebat, PDAM Surabaya Segera Wujudkan Air Siap Minum

Hebat, PDAM Surabaya Segera Wujudkan Air Siap Minum
Dirut PDAM Surabaya Mujiaman. FOTO : Dok Jawa Pos
Selain itu, Mujiaman bakal menargetkan program zero TDA (tidak dialiri air) tuntas pada 2018. Selama ini masih ada 4 persen warga yang belum teraliri air. Kisarannya 25 ribu sambungan. 

Mujiaman menjelaskan tiga kendala untuk mewujudkan zero TDA. Pertama, alamat pelanggan jauh dan berada di ketinggian. Akibatnya, tekanan air tidak menjangkau. Kedua, sejumlah daerah belum dilewati jaringan pipa PDAM. Karena itu, permohonan beberapa kali memakan waktu yang cukup panjang. Ketiga, legalitas hunian pelanggan dipertanyakan. "Seperti yang di bantaran kali atau di dekat rel kereta," katanya.

Mereka yang belum memiliki legalitas tempat tinggal tetap bisa mendapat pelayanan. Tetapi, meter air tidak dipasang di setiap rumah. Akan dibuatkan master meter untuk sejumlah kepala keluarga.

Sementara itu, Koordinator Komunitas Nol Sampah Surabaya Wawan Some menerangkan bahwa sudah ada keran air siap minum di sejumlah tempat di Surabaya. Namun, kondisi keran tadi tidak terawat. Hal tersebut membuat masyarakat mempertanyakan keamanan air minum itu. "Masyarakat harus diyakinkan dengan memberi contoh. Kan ada rumah air PDAM, bikin contoh keran siap minum di sana" jelasnya.

Selama ini PDAM membeli air dari Jasa Tirta. Kualitas air yang diambil berada di ambang batas normal. PDAM terbebani dengan pemberian zat kimia untuk menetralisasi air sungai yang diolah. Karena itu, kampanye menjaga lingkungan harus tetap digalakkan. "Libatkan masyarakat, guru, dan LSM untuk sosialisasi," ujarnya. (sal/c6/git/JPNN/pda)

Sesuai namanya, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) seharusnya menyediakan layanan air siap konsumsi. Nah, kini PDAM Surya Sembada berupaya mewujudkan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News