Hendri Tewas dengan Kondisi Kaki dan Tangan Terikat, Mayatnya Dibuang di Bengkel Mobil

Hendri Tewas dengan Kondisi Kaki dan Tangan Terikat, Mayatnya Dibuang di Bengkel Mobil
Kondisi mayat korban yang ditemukan dengan penuh luka dan nyaris tak bisa dikenali. Foto: pojoksatu.id

jpnn.com, DELI SERDANG - Hendri Goh, 28, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di salah satu bengkel mobil Jalan PWI/Jalan Kemenangan Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (15/5/2020).

Hendri Goh diduga kuat sebagai korban pembunuhan sadis. Pasalnya, saat ditemukan tubuhnya penuh luka dengan kondisi kaki dan tangan terikat.

Lena, sang istri sebelumnya sempat membuat laporan orang hilang ke Polrestabes Medan, karena suami tidak pulang sejak Rabu (14/5/2020).

Warga Jalan Pancasila, Gang Datuk Al Rasyid, Desa Batangkuis, Kecamatan Batangkuis, Deliserdang itu ditemukan dengan kondisi kaki dan tangan terikat. Tubuhnya penuh luka dan nyaris tak bisa dikenali lagi.

Warga yang menemukan korban langsung melaporkan kejadian ke Polsek Percut Seituan dan tim Inafis Polrestabes Medan.

Dari hasil pemeriksaan awal, diyakini korban meninggal dunia karena dibunuh. Jasad korban pun dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan untuk autopsi guna mengetahui penyebab kematian korban.

“Korban ditemukan tewas di bengkel mobil tadi pagi. Saat ditemukan korban dengan kondisi tangan, kaki dan leher terikat serta luka di bagian kepala,” ujar Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo.

Aris menjelaskan dari pemeriksaan luar terhadap korban, terdapat luka robek di kepala belakang, luka robek pada dahi kanan, luka robek pada pelipis kiri, luka memar pada kaki sebelah kanan, dan luka memar pada punggung belakang.

Hendri Goh, 28, ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di salah satu bengkel mobil Jalan PWI/Jalan Kemenangan Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Jumat (15/5/2020).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News