Herman Deru Harap Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Bisa Ukur Efektivitas Program

Herman Deru Harap Rakor Pemberantasan Korupsi Terintegrasi Bisa Ukur Efektivitas Program
Gubernur Herman Deru berharap rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi mampu melihat sejauh mana progress pgram hingga hambatan dari pelaksanaannya. Foto: Dok Pemprov Sumsel

Yudhiawan juga menerangkan beberapa hal yang harus menjadi atensi kepala daerah yakni terkait indeks MCP dan SPI yang tinggi bukanlah menjadi jaminan bahwa suatu daerah bebas dari korupsi. Apalagi indeks MCP dan SPI rendah.

Terpenting, menurutnya, selalu menanamkan nilai integritas kepada seluruh jajaran pemda.

Selanjutnya yang harus menjadi atensi juga adalah Pemda hendaknya memberdayakan inspektorat secara maksimal.

Memastikan kecukupan sumber daya yang diperlukan demi optimalnya upaya pengawasan oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).

Hal yang tak kalah penting lainnya adalah mengamankan aset daerah. Memastikan tidak ada aset daerah yang hilang atau dikuasai oleh pihak yang tidak berhak. 

"Percepat upaya sertifikasi aset daerah, penyelesaian aset daerah dan serah terima PSU," jelasnya. 

Berikutnya adalah mengoptimalisasikan pendapatan pajak daerah melalui inovasi tanpa henti. Optimalisasi penggunaan alat rekam pajak, pemanfaatan aset yang memiliki potensi pendapatan serta penguatan kapasitas SDM terkait.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penyerahan penghargaan program pemberantasan korupsi terintegrasi 2022. Dilanjutkan dengan penandatanganan komitmen penyelamatan keuangan dan aset daerah oleh Kepala Daerah se-Sumsel. 

Gubernur Herman Deru berharap rapat koordinasi pemberantasan korupsi terintegrasi mampu melihat sejauh mana progress pgram hingga hambatan dari pelaksanaannya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News