Hidupkan Karya dengan Teknik Kolase

Hidupkan Karya dengan Teknik Kolase
Pengunjung menikmati karya seni yang dipajang di Artotel. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Seniman Sulung Widya membawa enam karya seninya untuk dipajang di Artspace Artotel. Perupa asli Magelang tersebut mengedepankan teknik kolase pada setiap karyanya.

Sulung mengisahkan, dirinya mulai membuat kolase pada 2002. ''Awalnya sekadar solusi bikin karya seni yang cepat. Potong-potong gambar dari majalah, poster, terus disusun dan ditempel," ujarnya. Hal itu kemudian berkembang karena dia tidak hanya menempelkan potongan-potongan kertas tersebut. Tetapi, kolase juga dijadikan sebagai teknik lukis yang inovatif. 

Dalam salah satu lukisannya yang berjudul Devided Attention, dia menggambar puluhan objek dalam satu kanvas yang sama. Sulung mengartikan lukisan itu sebagai suatu hal yang terbagi-bagi. Menurut dia, apa pun bisa terjadi dalam kehidupan. Termasuk hal-hal yang bisa mengaburkan fokus manusia. Pada beberapa objek lukisan, dia menggunakan teknik pewarnaan seperti di wayang kulit yang disebut sungging. Yakni, teknik pewarnaan dari warna tua ke warna yang lebih terang. (hay/c7/ady) 

Menurut dia, apa pun bisa terjadi dalam kehidupan. Termasuk hal-hal yang bisa mengaburkan fokus manusia


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News